PENDIDIKAN

Pemetaan dan Redistribusi Guru dan Pengawas Madrasah, Evaluasi Kemenag

MONITOR, Jakarta – Pemetaan dan redistribusi guru dan pengawas menjadi ikhtiar untuk pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan madrasah, di tengah persaingan. Pernyataan itu disampaikan Inspektur Wilayah II pada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Ruchman Basori saat melepas Tim Evaluasi Pemetaan dan Redistribusi Guru dan Pengawas Madrasah di kantor Cipete Jakarta.

Dikatakan Ruchman, bahwa saat ini pihaknya telah melakukan kajian atas sebaran guru guna mengurangi disparitas mutu dan layanan pendidikan dan pembelajaran. “Itjen ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan madrasah terstandard dengan baik sesuai undang-undang,” kata Doktor Manajemen Kependidikan UNNES Semarang.

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama menurunkan Tim Evaluasi Pemetaan dan Redistribusi Guru dan Pengawas Madrasah (EPRGPM) dipimpin oleh Pengendali Teknis Luli Achriyani, Ketua Tim Hendro Dwi Antoro dan Anggota Tim Junaedi dan Mochamad Ziaul Haq. Pada tahap awal, tim melakukan proses studi lapangan di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

Kedatangan Tim disambut baik oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Drs H. Mohamad Ali Abdul Latief, M.Ag dan Kepala Bidang Pendidikan Madarasah Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd beserta jajaran pejabat dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Pengendali Teknis Itwil II Inspektorat Jenderal Luli Achriyani mengatakan bahwa Tim Evaluasi EPRGPM bertujuan untuk menilai efektifitas dan ketepatan sasaran menempatkan guru dan pengawas sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan madrasah.

Selain itu lanjut Luli, evaluasi dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di madrasah, sehingga memenuhi standard Pendidikan, dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.

Luli berharap agar teman-teman Kanwil Kemenag Jabar dapat memberikan informasi dan data yang valid, komprehensif dan menggambarkan fakta-fakta di lapangan. “Undang-undang mengamanatkan bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak atas kualitas pendidikan yang layak dan bermutu”, katanya.

Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Mohamad Ali Abdul Latief, M.Ag menyambut baik kehadiran Tim Evaluasi Itjen dan berharap akan membantu Kanwil Kemenag dalam memetakan dan meningkatkan kualitas guru sesuai dengan kebutuhan di wilayahnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd bertutur bahwa evaluasi pemetaan dan redistribusi Guru dan Pengawas Madrasah merupakan langkah konkrit dalam bidang pengawasan pendidikan.

“Pemetaan dan penataan guru dan pengawas madrasah merupakan proses penting dalam mengelola sumber daya manusia di lembaga Pendidikan Islam”, tegas Usep.

Tim Evaluasi Pemetaan akan melihat identifikasi kebutuhan, penempatan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan pengembangan profesionalisme, serta evaluasi kinerja secara berkala.

“Dengan pemetaan dan penataan yang baik, diharapkan kualitas pendidikan di madrasah dapat ditingkatkan”, terang Luli Achriyani.

Recent Posts

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan pentingnya kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi percepatan…

4 jam yang lalu

Industri Arang Kelapa Pacu Produksi dan Efisiensi Energi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu para pelaku industri nasional, termasuk sektor industri kecil dan…

5 jam yang lalu

Dorong Kebijakan Pro Nelayan, KNTI: Kita Pernah Berhasil di Era Rokhmin Dahuri

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan mengingatkan bahwa berbagai…

6 jam yang lalu

Menaker Tegaskan Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Diminta Lebih Proaktif Tekan Kecelakaan Kerja

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan dalam aktivitas kerja.…

7 jam yang lalu

Ketua Komisi XIII DPR: Kasus PRT Dipolisikan Anggota DPRD Overcriminalization, Potensi Langgar HAM

Ketua Komis XIII DPR RI, Willy Aditya menyoroti kasus Pekerja Rumah Tangga (PRT) bernama Refpin…

8 jam yang lalu

Soroti Isu Infrastruktur Sekolah, Puan: Layanan Pendidikan yang Merata Adalah Hak Dasar Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti berbagai persoalan berkenaan dengan sarana dan…

8 jam yang lalu