HEADLINE

Ditinggal Mudik, Pasar Proyek Kota Bekasi Tetap Ramai Sambut Lebaran

MONITOR, Jakarta – Walaupun ditinggalkan oleh para perantau karena mudik, denyut Kota Bekasi tidak pernah berhenti berdetak. Terbukti, Pasar Proyek Kota Bekasi tetap diramaikan oleh penduduk yang akan menyambut meriahnya Idulfitri menghitung hari mendatang. 

Terdengar satu persatu suara riuh tawar-menawar harga. Ada yang membeli bumbu dapur, sayur-mayur, hingga daging untuk kebutuhan opor di hari berbahagia umat Islam seluruh dunia itu. 

Harga sembako di Kota Bekasi terpantau memiliki harga yang relatif stabil setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang siginifikan. Namun, di sisi lain, ada beberapa komoditas berpotensi defisit. 

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Media, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berusaha menekan angka defisit komoditas demi memenuhi kebutuhan masyarakat provinsi Jawa Barat yang semakin tinggi terutama jelang lebaran. Komoditas yang berpotensi defisit, di antaranya, bawang merah berpotensi desifit 1.827 ton, minyak goreng 131.925 ton, dan kacang kedelai 198.090 ton. 

Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengantisipasi defisit itu adalah mendatangkan pasokan komoditas tersebut dari luar Provinsi Jawa Barat. Harapannya, tidak terjadi panic buying

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga berusaha dengan menggelar kegiatan Pasar Murah di beberapa lokasi di Kota Bekasi untuk menekan potensi kenaikan harga pangan jelang lebaran. Penyaluran bantuan beras sebanyak 10 kg per Kepala Keluarga juga disalurkan untuk para penerima manfaat dari Bappenas di Kota Bekasi. 

Tidak berhenti di situ saja, Pemerintah Kota Bekasi juga berusaha menjalin kerja sama dengan beberapa produsen pangan di sejumlah daerah. Senada, upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran. 

Sulis (40), sebagai salah satu warga Kota Bekasi, berharap pemerintah tetap berusaha menekan harga sembako terutama menghitung hari jelang lebaran. Walaupun dinilai harga sembako stabil, dirinya menilai masih cukup berat. 

“Memang stabil sih harganya pas mau lebaran ini tapi masih berat buat saya, semoga pemerintah tetap usahain biar sembako gak mahal dan langka,” ungkapnya pada Minggu (7/4/2024) pagi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panik mengenai ketersediaan bahan pangan jelang Ramadan. Walaupun begitu, ia tetap mengingatkan stakeholder terkait mengantisipasi kenaikan sekaligus kelangkaan komoditas. 

Terutama soal kedelai lokal, Politisi Fraksi Partai PKB ini berharap pemerintah melakukan penanaman komoditas kedelai lokal dengan jumlah yang lebih banyak dan kualitas yang baik.

“Tempe dan tahu yang terbuat dari kedelai lokal memang lebih diminati masyarakat karena rasanya yang lebih enak dan gurih. Ini yang menjadi catatan kami bersama dengan kementerian terkait bagaimana ketersediaan atau usaha untuk meningkatkan produktivitas kedelai lokal ini,” tuturnya.

Recent Posts

Dukung Larangan Dapur SPPG Pakai Barang Subsidi, Legislator Minta Kualitas Layanan MBG Tetap Terjaga

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mendukung kebijakan Badan Gizi…

4 jam yang lalu

Doa KH Zulfa Mustofa Iringi Presiden Prabowo di Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

MONITOR, Batang – Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa memimpin pembacaan doa di hadapan…

11 jam yang lalu

KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional

MONITOR, Bandung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar KUMITRA Jambore 2026 bertajuk…

13 jam yang lalu

Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

MONITOR, Jakarta - Menguatnya peran negara dalam pembangunan ekonomi menjadi salah satu isu paling strategis…

13 jam yang lalu

Waka Komisi V DPR Soal Sengkarut Proyek LRT City: ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Iwan Darmawan Aras menyoroti sengkarut proyek…

13 jam yang lalu

Antisipasi Dampak El Nino dan Puncak Kemarau, DPR Dorong BNPB Orkestrasi Pendataan Ancaman Bencana

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menekankan pentingnya sistem…

1 hari yang lalu