POLITIK

Minimalisir Terjadinya Suara Hilang, Caleg PKB Ajak Masyarakat Pantau Perhitungan Suara di PPK

MONITOR, Lebak – Proses rekapitulasi penghitungan suara hasil pemungutan suara yang dilakukan Rabu 14 Februari 2024 pekan kemarin kini memasuki perhitungan di tingkat PPK atau kecamatan. Untuk mengatisipasi adanya perbedaan hasil suara masyarakat diminta turut mengawasi pada saat proses perhitungan berlangsung.

Calon Anggota Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) No. Urut 2 Dapil Banten I H. Abdul Rochman mengajak masyarakat dan timnya untuk turut mengawasi dan memantau rekapitulasi di semua tingkatan.

“Saya mengajak masyarakat ikut memantau rekapitulasi penghitungan suara di PPK atau Kecamatan,” Kata H. Abdul Rochman, Rabu 21 Februari 2024.

H. Abdul Rochman atau yang akrab disapa Cak Adung mengatakan pengawasan dari masyarakat sangat penting dilakukan untuk meminimalisir adanya perbedaan angka dalam proses perhitungan.

“Karena mungkin saja terjadi perbedaan angka atau jumlah suara antara di TPS dengan saat dilaporkan di PPK karena faktor ketidaktelitian, kelelahan atau kecurangan,” Imbuh politis PKB tersebut.

Ajakan H. Abdul Rochman alias Cak Adung agar semua masyarakat turut mengawasi proses perhitungan suara di tingkat PPS dan PPK bukan tanpa alasan. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat di lapangan sempat terjadi selisih perolehan suara pada saat perhitungan di PPK Kecamatan Maja.

“Informasi dari tim semalam ada selisih 70 atau hilang 70. Tapi sudah di selesaikan dan di sesuaikan dengan C1 hasil dari TPS,” kata KH. Uyung.

Sebelumnya, kasus serupa terjadi di Kabupaten Pandeglang tepatnya pada saat perhitungan di Kecamatan Menes. Perolehan suara H. Abdul Rochman yang seharusnya 30 suara menjadi 3 suara dan setelah dikomplain dilakukan perbaikan.

Berdasarkan perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ditampilkan dalam laman pemilu2024.kpu.go.id hingga hari ini Rabu 21 Februari 2024 pukul 18.01 WIB perhitungan suara sudah mencapai 63.81 persen. Diperkirakan perolehan suara PKB melonjak drastis hingga 322 ribu suara.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

8 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

19 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

19 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

19 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu