EKONOMI

Adit Setiawan dan Menparekraf Sandiaga Uno Sepakat IBSE Jadi Event Tahunan

MONITOR, Jakarta – Indonesia semakin menegaskan dirinya sebagai pemain utama dalam panggung bisnis global dengan kesepakatan besar antara Ketua Penyelenggara IBSE, Adit Setiawan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, bahwa Internasional Bisnis Solution Expo (IBSE) akan menjadi agenda tahunan yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

IBSE, sebuah Expo Internasional yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, teknologi, dan peluang bisnis di seluruh dunia, akan menggelar edisi tahun 2024 di Yogyakarta, tepatnya di Gedung Jogja Expo Centre, mulai tanggal 22 April hingga 24 April 2024. Acara yang diharapkan akan dihadiri oleh perwakilan dari 20 negara asing dan diperkirakan akan menarik 35.000 pengunjung dari dalam negeri ini menjadi ajang yang sangat dinanti-nanti oleh pelaku bisnis, pengusaha muda, dan pemangku kepentingan ekonomi lainnya.

Kehadiran IBSE 2024 di Yogyakarta menandai langkah besar dalam mempromosikan potensi bisnis Indonesia di tingkat internasional. Dengan fokus pada solusi bisnis, Expo ini diharapkan dapat menjadi pelopor dalam mendorong kreativitas dan inovasi dalam dunia usaha, serta membantu meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IBSE 2024, mengakui potensi besar acara ini dalam menggerakkan roda ekonomi negara. “Acara seperti IBSE tidak hanya menjadi ajang pameran produk dan jasa, tetapi juga menjadi ajang pencetak entrepreneur dan penyebar ide-ide inovatif dalam dunia bisnis,” ujarnya.

Inisiatif penyelenggaraan IBSE 2024 didorong oleh JCI Indonesia, dengan kepemimpinan dari Ketua Penyelenggara, Adit Setiawan. Adit Setiawan menyambut baik dukungan penuh dari pemerintah dan berharap semua kementerian dapat mendukung acara tersebut. “Kami percaya bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah, IBSE 2024 akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi para pengusaha muda Indonesia dan ekonomi negara secara keseluruhan,” katanya.

Saat ini, kepemimpinan nasional di JCI Indonesia dijabat oleh M Adib Fikri, yang juga memberikan dukungan yang kuat terhadap penyelenggaraan IBSE 2024.

IBSE 2024 di Yogyakarta bukan hanya sekadar acara bisnis, tetapi juga merupakan momentum penting dalam menghubungkan Indonesia dengan dunia bisnis internasional, membuka peluang kerja sama dan investasi, serta menginspirasi generasi muda untuk berkreasi dan berinovasi dalam dunia bisnis. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, IBSE diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia dalam kancah bisnis global.

Recent Posts

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

10 jam yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

1 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

2 hari yang lalu