HEADLINE

Mulyanto Minta Bapeten Antisipasi Masuknya HP dengan Baterai Nuklir

MONITOR, Jakarta – Menyusul kabar akan beredarnya telepon genggam (HP) dengan baterai energi nuklir dari China, Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, minta Badan Pengawas Nuklir Nasional (Bapeten) lakukan upaya antisipasi. Bapeten perlu melakukan uji keamanan dan kelayakan penggunaan baterai nuklir tersebut sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

Walau diklaim aman oleh produsennya, Mulyanto menilai penggunaan nuklir pada perangkat kerja sehari-hari sangat berbahaya. Setidaknya ada dua masalah yang perlu menjadi perhatian serius, yakni kemungkinan kebocoran baterai dan pengelolaan limbah baterai yang mengandung nuklir.

“Otoritas pengawas nuklir nasional kita secara independen dan obyektif harus bisa memastikan keamanan produk ini bagi masyarakat Indonesia. Karena pengguna hand phone produk China di Indonesia sangat besar.

Dua hal tersebut sangat krusial untuk dipastikan oleh Bapeten, dalam rangka melindungi masyarakat. Karena pancaran radiasi dari isotop yang digunakan dalam hp tersebut baru meluruh setengahnya setelah 100 tahun. Apalagi penggunaannya menempel di telinga,” terang Mulyanto.

Mulyanto berharap Pemerintah tidak grasa-grusu memberikan izin masuk produk dengan nuklir ini. Ia melihat perlu ada kajian lebih lanjut terkait keamanan dan keselamatan penggunaan hp nuklir ini. Pemerintah jangan hanya melihat dari aspek bisnis tapi juga harus melihat dari aspek kesehatan masyarakat dan keamanan lingkungan secara umum.

“Pemerintah jangan main-main dengan nuklir. Sedikit saja ada kebocoran, risikonya tinggi,” ujar Mulyanto.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

4 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

15 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

15 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu