PERTANIAN

Mentan SYL Cek Tanam Padi Kabupaten Gowa, Pastikan Produksi Penyangga Pangan Nasional Aman Berjalan Baik

MONITOR, Sulsel – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memastikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap menjadi penyangga pangan nasional terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung lama. Demikian dikatakan SYL saat meninjau tanam padi yang akan dikunjungi Wakil Presiden, Sabtu, 2 September 2023.

“Sulawesi Selatan ini provinsi yang ke-20 yang menjadi salah satu backup kita dalam menghadapi El Nino. Sulsel juga adalah enam provinsi utama bersama Sumut Sumatera Selatan, Jawa Barat Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan dalam mempersiapkan gerakan tanam 500.000 hektare,” ujarnya.

SYL mengatakan sejauh ini antisipasi el nino di semua daerah berjalan dengan baik, terutama setelah adanya dukungan dari bupati dan gubernur. Berdasarkan data kementan, dari 7,4 juta hektare sawah Indonesia yang bersoal hanya 82 ribu.

“Semua sudah dalam prediksi kita, dimana dari 7,4 juta sawah kita, yang bersoal hanya 82.000. Bahkan di aceh saja sekarang lagi banyak air dan di beberapa tempat juga demikian. Jadi el nino ada tetapi kita punya daerah hijau yang bisa membantu,” katanya.

Ke depan, SYL berharap para petani dan banyak pihak lainya terus meningkatkan kolaborasi untuk menjadikan daerah tanaman pangan masuk zona hijau sehingga kondisi kekeringan dapat diantisipasi secara cepat dan akurat.

“Kita berharap para petani yang ada di 100 Kabupaten dan 10 provinsi ini betul-betul mau membangun energi untuk menjadikan banyak daerah masuk zona hijau. Namanya daerah hijau itu airnya masih bagus irigasinya masih seperti katakanlah tidak terlalu surut,” katanya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menambahkan bahwa upaya kementan dalam mengantisipasi musim kering el nino terus dilakukan melalui beberapa strategi dan kebijakan yang disusun. Salah satunya adalah koordinasi pelaksanaan penanganan dampak el nino serta gerakan tanam 500 ribu hektare.

“Dengan upaya tersebut el nino dapat kita hadapi dengan baik, dimana produktivitas tetap naik dan ketersediaan pangan tetap aman,” jelasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur

MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha…

7 jam yang lalu

Kepulangan Jemaah Haji Capai Lebih dari 121 Ribu, Kemenhaj Ajak Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat

MONITOR, Jakarta - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Jumat…

16 jam yang lalu

Dirut LPDB Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…

18 jam yang lalu

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…

19 jam yang lalu

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…

23 jam yang lalu

17 Jemaah Haji Jombang Mendapatkan Bantuan dari UEA

MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…

1 hari yang lalu