MEGAPOLITAN

Rawan Pungli Bangku Kosong, Tim Khusus Ini Pantau Sekolah Negeri di Jakarta Utara

MONITOR, Jakarta – Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Jakarta Utara memantau mekanisme pengisian ‘Bangku Kosong’ di seluruh sekolah negeri menyusul berakhirnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pemantauan ini disebabkan kerap adanya indikasi pungutan liar (pungli) terhadap mekanisme pengisian siswa melalui ‘Bangku Kosong’.

Asisten Pemerintahan, Sekretaris Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengapresiasi adanya upaya pencegahan pungli di sekolah. Upaya ini merupakan wujud kasih sayang dengan saling mengingatkan satu sama lain.

“Ini wujud kasih sayang kita kepada dunia pendidikan dan upaya saling mengingatkan agar terhindar dari Pungli,” kata Iyan Sopian Hadi saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (14/8).

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Pembantu Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Nirwani menerangkan salah satu titik indikasi pungli berada pada mekanisme ‘Bangku Kosong’ di sekolah negeri. Untuk itu, Pakta Integritas pun ditanda tangani seluruh kepala sekolah negeri tingkat SD sampai dengan SMA atau SMK se-Jakarta Utara, yang dilanjutkan dengan pemantauan lapangan tim UPPL.

“Hari ini kami lakukan penandatanganan Pakta Integritas sekolah untuk menghindari adanya indikasi pungli terhadap mekanisme pengisian siswa melalui ‘Bangku Kosong’. Kami lakukan ini sebagai tindak lanjut FGD (Forum Group Discussion) bersama KPK RI yang mana ada empat titik rawan indikasi pungli di sekolah yaitu pada ‘Bangku Kosong’, PPDB, BOP BOS, dan KJP dan KJMU,” kata Nirwani.

Dalam Pakta Integritas ini, dia menyampaikan terdapat hak dan kewajiban kepala sekolah beserta jajarannya terhadap mekanisme pengisian ‘Bangku Kosong’. Tim UPPL pun akan melakukan pemantauan secara langsung ke setiap sekolah untuk menjaga tidak adanya indikasi pungli.

“Kalau kami temukan adanya indikasi pungli di sana, maka tim akan melakukan verifikasi dan kalau terbukti maka ada penindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Utara, Purwanto menanggapi positif adanya penandatanganan Pakta Integritas terhadap mekanisme pengisian ‘Bangku Sekolah’. Data ‘Bangku Sekolah’ di sekolah negeri baik di Wilayah I dan II Kota Administrasi Jakrta Utara pun telah diinventarisir untuk membantu tugas Tim UPPL Jakarta Utara.

“Saya menanggapi positif ini dan memang kami sudah berusaha agar sekolah menjauhi indikasi pungli. Apapun ceritanya,sekolah negeri dibiayai oleh BOP dan BOS. Biaya diluar itu tidak dibenarkan apalagi pungli,’ tutup Purwanto.

Recent Posts

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

11 menit yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

30 menit yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

43 menit yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

3 jam yang lalu

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

23 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

1 hari yang lalu