PERTANIAN

Karantina Pertanian Merauke Lakukan Pemusnahan dan Serah Terima Satwa Endemik

MONITOR, Merauke – Memastikan UU No. 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan berjalan dengan baik, Karantina Pertanian Merauke lakukan pemusnahan bibit pisang. Juga serah terima satwa endemik di awal Agustus ini. Rabu (2/8), Karantina musnahkan dua batang bibit pisang asal Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan cara dibakar pada insinerator.

“Pemusnahan dilakukan karena pemilik tidak dapat melengkapi dokumen Karantina dari daerah asal. Hal ini melanggar Pasal 35 UU No. 21 Tahun 2019, yang menyatakan setiap orang yang memasukkan dan/atau mengeluarkan media pembawa dari suatu area ke area lain di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib melengkapi sertifikat Kesehatan dari tempat pengeluaran yang ditetapkan oleh Pemerintah pusat,” ungkap Witri Yuliana, selaku Analis Perkarantinaan Tumbuhan Ahli Pertama.

Witri menambahkan, pemilik juga melanggar Instruksi Gubernur Provinsi Irian Jaya No. 3 Tahun 2000 tentang Larangan Peredaran Benih Tanaman Pisang dalam rangka pengendalian penyebaran penyakit layu di wilayah Provinsi Papua.

Satu hari setelahnya, Kamis (3/8), Karantina Pertanian Merauke melakukan serah terima satwa endemik Papua, yaitu satu ekor awetan burung cendrawasih, satu butir telur kasuari, dan satu gigi buaya ke BKSDA Merauke. “Satwa endemik didapatkan saat pejabat Karantina melakukan pemeriksaan media pembawa di Kantor Pelayanan Karantina Wilayah Kerja Kantor Pos Merauke,” ungkap Dokter Hewan Karantina Candra Nunus Andayani.

Candra menambahkan, gagalnya upaya penyelundupan satwa endemik merupakan sinergisitas yang baik antara petugas di lapangan dengan jajaran Kantor Pos Merauke.

Secara terpisah, Kepala Karantina Merauke Cahyono menerangkan tindakan yang dilakukan Karantina sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. “Untuk itu, masyarakat tidak perlu ragu dengan yang kami lakukan. Semuanya akan dilakukan secara terbuka,” jelas Cahyono.

Recent Posts

Pedagang Daging Akhiri Mogok, Harga Disepakati Rp55 Ribu Jelang HBKN

MONITOR, Jakarta - Aksi mogok pedagang daging sapi resmi berakhir. Pemerintah bersama asosiasi pedagang dan…

43 menit yang lalu

Dukung Ketahanan Pangan, Panglima TNI Tinjau Yonif TP 890 di Garut

MONITOR, Garut - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri…

3 jam yang lalu

Wamenag: Program Bimas Islam Harus Ubah Perilaku, Bukan Sekadar Anggaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo R. Muhammad Syafi’i meminta program Bimbingan Masyarakat…

5 jam yang lalu

Sekjen Gelora: Ambang Batas Nol Persen Tak Sebabkan DPR Deadlock

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, bahwa…

12 jam yang lalu

Haji 2026, DPR Pertanyakan Saham BPKH dan Dana Jemaah di Bank Muamalat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyoroti sejumlah isu krusial…

15 jam yang lalu

Analis Apresiasi Pendekatan Perlindungan Korban dalam Pembentukan Direktorat PPA-PPO Polri

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan apresiasinya kepada Kepolisian Negara…

15 jam yang lalu