MEGAPOLITAN

Amarta: Transportasi Air Bisa Jadi Solusi Kemacetan di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga mengusulkan perlunya terobosan atau inovasi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Rico mengatakan, salah satu terobosan yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan aliran Kali Ciliwung, Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai waterway untuk transportasi publik.

“Transportasi Air bisa jadi solusi kemacetan di Jakarta. Transportasi air bisa ini sangat mungkin terkoneksi dengan daerah di sekitar Jakarta seperti, Depok, Bekasi dan Tangerang,” katanya, dikutip Senin (15/05/2023).

Rico menjelaskan, transportasi air ini sangat mungkin direalisasikan di era kepimpinan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Terlebih, Heru telah berhasil mengakselerasi percepatan penyelesaian Sodetan Ciliwung.

“Kalau ini bisa direalisasikan tentu juga akan menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Pak Heru karena berhasil menghadirkan transportasi air sebagai pilihan alternatif bagi masyarakat dalam mendukung mobilitasnya,” terangnya.

Menurutnya, karena memiliki jalur khusus atau tersendiri maka secara otomatis pengguna transportasi air ini nantinya akan bebas dari macet.

“Saya kira ini akan betul-betul memberikan alternatif pilihan bagi warga karena mereka dapat memprediksi waktu keberangkatan hingga sampai ke tujuan,” ungkapnya.

Untuk mendukung transportasi air ini, lanjut Rico, tentu diperlukan sarana dan prasarana pendukung. Termasuk, tentunya sistem manajemen air yang baik dan ini sangat dimungkinkan dengan sudah adanya Bendungan Ciawi dan Sukamahi.

Kedua bendungan ini diresmikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) pada 23 Desember 2022. Bahkan, Pj Gubernur juga turut hadir dalam acara peresmian ketika itu.

“Tidak kalah penting, transportasi air juga harus terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk biaya merealisasikan transportasi air ini dapat menggunakan skema dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau melibatkan pihak swasta.

“Bisa dikelola BUMD tersendiri. Kalau swasta bisa menggunakan pola Build Operate Transfer atau BOT. Sehingga, Pemprov DKI tidak perlu mengeluarkan uang, termasuk untuk revitalisasi jembatan jalan di KBT dan KBB,” tegasnya.

Aktivis senior ini menuturkan, akan banyak dampak positif ekonomi dari beroperasinya transportasi air. Sebab, transportasi di Jakarta ini juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Apalagi, bila bisa langsung terkoneksi dengan kapal-kapal menuju Kepulauan Seribu.

“Transportasi air ini tentu perlu dermaga. Dermaga ini juga bisa dikelola dengan baik untuk memberikan nilai tambah, bisa ada restoran atau kafe-kafe hingga warung UMKM,” bebernya.

Rico mendorong, pascaperesmian dan beroperasinya sodetan Ciliwung, Pemprov DKI bisa segera merumuskan tahapan-tahapan untuk merealisasikan transportasi air ini.

Waterway ini sudah dirancang dan pernah diuji coba pada era Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso dengan rute Halimun-Karet. Kemudian, pernah diuji coba dengan rute Manggarai-Karet di tahun 2007 saat Jakarta dipimpin Fauzi Bowo.

Inisiasi transportasi air juga sempat dihidupkan kembali pada tahun 2013 dengan rute Marunda-Muara Baru oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).

“Saya optimistis Pak Heru dengan kemampuannya bersinergi dengan pemerintah pusat bisa merealisasikan transportasi air ini. Beliau akan menjadi suksesor yang baik karena dari sisi manajemen air saat ini sudah sangat memungkinkan,” tandasnya.

Recent Posts

Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Pasca-Lebaran 2026, Mendag: Daya Beli Masyarakat Menguat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…

5 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Wirausaha Industri

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…

10 jam yang lalu

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…

11 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri melalui Layanan Sertifikasi Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…

13 jam yang lalu

Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Diklaim Sukses Dongkrak Pendapatan UMK

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…

13 jam yang lalu

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

18 jam yang lalu