BERITA

Irjen Kementan: Perlu Komitmen Bersama untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

MONITOR, Jakarta – “Ancaman krisis pangan dunia menjadikan Presiden Jokowi terus menempatkan pembangunan ketahanan pangan sebagai fokus pemerintah ke depan. Berkali-kali dalam berbagai agenda kepresidenan, Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk terus berproduksi guna membangun ketahanan pangan.  Pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari kecukupan pangan khususnya menghadapi krisis pangan akibat perubahan cuaca secara ekstrim.”

“Kesadaran tentang ketahanan pangan harus dimiliki oleh semua pihak. Perlu komitmen bersama untuk mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan. Semua harus bergerak bersama, bukan hanya Kementerian Pertanian saja.”

Hal tersebut disampaikan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Dr Jan S Maringka pada Gelar Wicara Paskah Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia bertempat di Wisma Kinasih Depok (29/4/2023).

Jan Maringka menambahkan pihaknya terus berupaya meningkatkan pengawalan terhadap program pembangunan pertanian. Salah satu langkah yang diambil dengan melakukan sinergi melalui Program Jaga Pangan, Jaga Masa Depan.

Lebih lanjut, Jan Maringka mengatakan kolaborasi dan sinergi yang baik antara Kementan khususnya APIP dengan Pemerintah daerah serta unsur Aparat Penegak Hukum di daerah cukup efektif untuk mendukung keberhasilan pembangunan pertanian.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI Mindo Sianipar mengatakan untuk mewujudkan ketahanan pangan perlu sinergi pemerintah dan masyarakat mendukung upaya-upaya untuk menggenjot produksi nasional. “Tanam jenis pangan yang sesuai dengan kondisi di tiap-tiap wilayah agar ketahanan pangan bisa terwujud,” kata Mindo.

Lebih lanjut Mindo mengatakan subsidi pupuk juga diperlukan untuk mendukung para petani meningkatkan hasil tanamnya.

Acara tersebut menghadirkan narasumber Dir Politik Baintelkam Polri Brigjen Pol. Yuda Gustawan, Komisioner KPU RI 2022-2027, August Mellaz, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Kristen Indonesia, Prof. John Pieris, dan Jurnalis Senior Kompas, Sonya Hellen Sinombor. Turut hadir pada acara ini Hakim Konstitusi MK RI Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H., M.H dan Deputi 1 Kantor Staf Presiden Febri Tetelepta.

Jelang pesta demokrasi tahun depan, semua pihak harus bersinergi memprioritaskan upaya-upaya menyikapi persoalan-persoalan pangan demi mewujudkan kedaulatan pangan.

Recent Posts

Peternak Lumajang Ari Borong Empat Gelar di Kontes Ternak DKPP 2026

MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…

11 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

1 hari yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

3 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu