MEGAPOLITAN

Pemkot Depok Buat Kajian Lintas Sektor soal Antisipasi Tawuran Remaja

MONITOR, Depok – Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Depok mencatat fenomena aksi tawuran remaja mengalami peningkatan sejak awal tahun hingga pertengahan April ini.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengambil langkah untuk menyusun kajian terkait fenomena tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana menjelaskan, Pemkot Depok menaruh perhatian lebih terhadap aksi tawuran di kalangan remaja. Kajian terkait tawuran tengah dibahas dan disusun oleh tim dari lintas sektor dan perangkat daerah.

“Dalam kajian ini kami tengah bahas langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam mengantisipasi dan mencegah aksi tawuran agar tidak terjadi lagi ke depannya,” katanya di Balai Kota, dikutip Sabtu (15/04/2023).

Dadang mengingatkan, kajian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tindak tawuran pelajar. Serta menelusuri aspek latar belakang keluarga, kondisi lingkungan sekolah, dan teman bermain para pelaku.

“Kami undang unsur kepolisian, Psikolog Universitas Indonesia (UI), Sosiolog Puspaga, pelajar dan perangkat daerah untuk menghimpun masukan terkait penyebab terjadinya aksi tawuran, lalu dibahas dan disusun menjadi sebuah bahan kajian,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Bappeda Kota Depok, Yana Ariatna menyebut, berdasarkan laporan Polrestro Depok periode 24 Maret-31 Maret terjadi 18 aksi tawuran dengan melibatkan 127 pelaku.

Kemudian terjadi lonjakan kasus pada periode 1-9 April yaitu terdapat 36 kasus dengan melibatkan 188 pelaku. Hal itu menjadi perhatian khusus Pemkot Depok untuk menekan kasus.

“Diharapkan peran serta masyarakat proaktif membaca situasi yang dapat memicu terjadinya tawuran, sehingga implementasi program kebijakan yang nanti disusun dapat berjalan maksimal di wilayah,” pungkasnya.

Recent Posts

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

55 menit yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

2 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

4 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia…

7 jam yang lalu

Belajar dari Nursyahwa, Hafizhah 30 Juz Disabilitas Netra Peserta MTQ Nasional, Dekat dengan Al-Qur’an Sejak Usia 7 Tahun

MONITOR - Bagi Nursyahwa Syakila, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan. Sejak usia 7 tahun, ayat-ayat Al-Qur’an…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Jangan ke Bandara Sebelum Jadwal Pasti

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke…

14 jam yang lalu