Relawan ganjar berbagi takjil di Klaten
MONITOR, Klaten – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jawa Tengah kembali melakukan kegiatan positif dengan berbagi takjil kepada masyarakat di Desa Cawas, RT 04, RW 02, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian SDG Jawa Tengah dalam membantu masyarakat di masa pandemi.
M Irfan selaku Koorwil SDG Jawa Tengah mengatakan bahwa pihaknya ingin terus memberikan manfaat kepada masyarakat. “Apalagi memasuki Ramadan ini kami makin bersemangat untuk melakukan kegiatan positif, salah satunya dengan berbagi takjil,” ujarnya dalam siaran persnya.
Tak hanya berbagi takjil, SDG Jawa Tengah juga membagikan nasi goreng kepada para kuli bangunan, lansia, dan perempuan yang merawat anaknya sendirian. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga bisa terbantu dan lancar dalam menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, M Irfan juga menyampaikan bahwa SDG Jawa Tengah tidak lupa untuk menyosialisasikan sosok dan program-program andalan dari Ganjar Pranowo yang didukungnya di Pilpres 2024.
“Kami tak lupa menyosialisasikan sosok dan program-program andalan dari Ganjar Pranowo yang kami dukung di Pilpres 2024,” katanya.
Abdulah (34), salah satu warga penerima bantuan makanan dari SDG Jawa Tengah mengaku senang dengan aksi positif dari sukarelawan tersebut. “Terima kasih makanannya, semoga bisa terus berlanjut dan makin banyak masyarakat yang menerima bantuan,” ucapnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…
MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…
MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…
MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…