KRIMINAL

Viral Video Oknum Anggota TNI Aniaya Warga di Tokoh Buah, ini Identitas Pelaku

MONITOR, Depok – Kodim 0508/Depok menyikapi video yang beredar luas atau viral, berisikan penganiayaan oknum anggota TNI terhadap seorang warga di Toko Buah Mughi Barokah, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos pada Selasa 28 Februari 2023.

Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan mengatakan, aksi penganiayaan yang terjadi tersebut benar dilakukan oleh oknum anggota TNI. Oknum tersebut berinisial W. Ia tercatat sebagai anggota TNI AD yang bertugas di luar Kota Depok.

“Iya benar, hasil pendalaman (pelaku) itu oknum anggota TNI AD. Tetapi bukan personel Kodim Depok atau satuan yang bertugas di Depok,” kata Elvino dalam keterangannya kepada MONITOR, Rabu (01/03/2023).

Kendati bukan personelnya, Elvino menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan W tersebut tidak dibenarkan. Pasalnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah mengeluarkan tujuh perintah harian. Perintah tersebut harus dipegang dan dijalani oleh jajaran dan prajurit TNI AD.

Adapun tujuh perintah harian Kasad itu yakni, pertama, prajurit TNI AD diperintahkan untuk mengimplementasikan Sapta Marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI di mana pun mereka bertugas dan berada.

Kedua, TNI AD diperintah untuk menunjukkan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

Ketiga, mereka diperintah agar mempertajam kepekaan terhadap perkembangan situasi dan melakukan tindakan proaktif terhadap segala bentuk ancaman yang akan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Keempat, menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai titik darah penghabisan. Kelima, TNI AD juga diharuskan hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apa pun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi atas kesulitan itu.

Keenam, TNI AD diperintahkan melakukan tindakan-tindakan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD. Yang terakhir, TNI AD perlu meningkatkan sinergisme dengan pemerintah, Polri, dan komponen bangsa lainnya dalam rangka menyukseskan program pemerintah.

“(Aksi penganiayaan) itu jelas bertentangan dengan perintah Bapak Kasad. Pastinya, oknum pelaku tersebut akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.
Sekali lagi kami tegaskan, itu bukan personel Kodim Depok,” pungkas Elvino.

Recent Posts

Jasa Marga Tuntaskan Perbaikan Perkerasan Ruas Tol Jagorawi

MONITOR, Bogor - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division memohon…

11 jam yang lalu

Hardiknas 2026, Guru Besar UIN Jakarta: Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…

16 jam yang lalu

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…

1 hari yang lalu

Singgung Kecelakaan Kereta Hingga Kasus Daycare, Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…

1 hari yang lalu

Waka DPR Cucun: Aspirasi Buruh di May Day 2026 Tunjukkan Kesejahteraan Rakyat Harus Dijaga Lewat Keadilan Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…

1 hari yang lalu

Waka DPR Cucun Soroti Sering Terjadinya Kekerasan Pada Anak di Daycare: Sistem dan Pengawasan Masih Lemah

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…

1 hari yang lalu