Categories: JATENG-YOGYAKARTA

Pelayanan Publik di Jateng Makin Baik, Ganjar Apresiasi Penilaian Ombudsman

MONITOR, Semarang – Indikator administratif diminta tidak menjadi standar untuk menilai kualitas pelayanan publik. Sebab, baik atau buruknya pelayanan publik dapat diketahui dari suara masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, seusai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Penyerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022, di Grhadhika Bhakti Praja.

“Saya senang karena dari ORI (Ombudsman RI) menilai dari luar, kemudian kami mencoba melihat daerah-daerah yang dulu layanan publiknya merah, sekarang sudah bisa hijau,” kata Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itu mengapresiasi para kepala daerah yang telah melakukan perbaikan pelayanan publiknya. Ganjar mengatakan, indikasi penilaian baik atau belumnya pelayanan publik, dapat dinilai dari suara masyarakat.

“Makin banyak sound yang keluar di publik, maka sebenarnya layanan itu buruk, gitu saja. Tapi kalau pakai indikator-indikator yang sifatnya administratif, tentu tidak akan terasa oleh masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan, selama hampir sepuluh tahun memimpin, keluhan yang muncul dari masyarakat seringkali terkait tiga sektor. Yakni pendidikan, layanan kesehatan, dan sosial.

“Itulah ekspektasi publik untuk kemudian dia bisa mendapatkan layanan terbaik,” katanya.

Sehingga kehadiran Ombudsman RI untuk memberikan penilaian, ungkap Ganjar, menjadi motivasi tambahan bagi pemerintah untuk perbaikan.

“Ada lima kabupaten/ kota terbaik, di masing-masing tempat itu bisa dirujuk dari sebelumnya, apakah mereka melakukan perbaikan atau tidak, dan ternyata ada perbaikan. Jadi mendengarkan suara rakyat, nah perbaikan itu dilakukan,” ujarnya.

Ke depan, Ganjar berharap pemerintah kabupaten/ kota yang nilainya sudah baik, bisa berbagi pengalaman.

“Sambil belajar aja, belajar pengalaman, maka di antara mereka kemudian bisa sharing, sehingga lebih enak mereka memperbaiki. Nggak usah memikirkan bagaimana caranya biar dapat yang baru dan diperbaiki, contoh aja dari yang sudah ada, itu akan lebih cepat,” tandasnya.

Sementara itu Pimpinan Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengapresiasi tiga dinas di Pemprov Jateng yang setahun terakhir dinilainya banyak melakukan perbaikan standar pelayanan. Tiga dinas tersebut yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Sosial.

“Pembenahan-pembenahan itu bisa terlihat secara optimal. Hasil penilaian Ombudsman RI ini harus dibuktikan dengan nyata, dan signifikan dirasakan benar oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar didampingi Pimpinan Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng menyerahkan hasil penilaian ke 10 pemerintah kota dan kabupaten terbaik di Jateng.

Pemerintah kabupaten penerima hasil penilaian kepatuhan terbaik, yaitu Grobogan, Banyumas, Kendal, Kudus, dan Tegal. Adapun dari pemerintah kota penerimanya adalah Magelang, Surakarta, Pekalongan, Tegal, dan Salatiga.

Recent Posts

FEBI dan Pusat Bisnis UID Gelar Market Day, Bangun Jiwa Wirausaha untuk Indonesia Emas 2045

MONITOR, Depok – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pusat Bisnis Universitas Islam Depok…

2 jam yang lalu

AHU Kemenkum Sahkan Yayasan Pendidikan, UIN Jakarta Fokus Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa legalitas Yayasan…

8 jam yang lalu

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Ambil Peran Strategis di Industri Gula Nasional

MONITOR, Kediri - Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri…

8 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi bagi Peserta MagangHub Batch 2

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…

8 jam yang lalu

Kiai Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju Calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35

MONITOR, Depok – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, dukungan terhadap munculnya kader-kader terbaik…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Peluang Kemitraan Global bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Badung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong penguatan kemitraan antara…

1 hari yang lalu