Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD bersama Presiden Joko Widodo
MONITOR, Jakarta – Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan sikap tegas pemerintah mengutarakan permohonan maaf atas pelanggaran HAM berat di masa lalu menuai apresiasi dari Dewan HAM PBB.
“Kini Dewan HAM PBB memberi apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas kebijakannya dalam upaya menyelesaikan pelanggaran HAM Berat masa lalu seperti yang disampaikan Tim PP HAM yang ditindaklanjuti oleh Prediden,” ucap Mahfud MD dalam keterangannya, Senin (16/1/2023).
Mahfud pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan kepada Pemerintah dalam membetuk “Tim Penyelesaian Nonyudisial atas Pelanggaran Ham Berat Masa Lalu” tanpa menegasikan penyelesaian yudisial melalui Kepres No. 17/22.
Bahkan Mahfud berkomitmen akan terus mengawal dan menindaklanjuti pernyataan resmi Presiden Joko Widodo tentang penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.
“Kita melakukan melakukan reformasi tahun 1998, antara lain untuk memberi ruang kepada kritik sekaligus memberi tempat untuk menjawab kritik. Itu salah satu kemajuan demokrasi kita,” tandas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
MONITOR, Indramayu – Arus balik Lebaran tak hanya identik dengan perjalanan panjang, tetapi juga tradisi membawa…
MONITOR, Cikampek – Gelombang arus balik Idulfitri 1447H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melonjak…
Adriansyah (Ketua Umum IKAL FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Keputusan Perdana Menteri Anwar Ibrahim menolak…
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang…
MONITOR, Cirebon – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada periode…
MONITOR, Jakarta - Maxim Indonesia mengumumkan telah melampaui kehadiran di 400 kota di Indonesia, menegaskan…