PERTANIAN

3.715 ton Beras Petani, Banten Siap Pasok Kebutuhan DKI dan Sekitarnya Selama Nataru

MONITOR, Banten – Provinsi Banten sebagai sentra produksi beras ke 8 nasional siap memasok kebutuhan beras nasional Jakarta dan provinsi lain.

Sesuai data KSA BPS, produksi beras tahun 2022 sebesar 1.01 juta ton naik 98,85 ribu ton atau 10,83 persen dibandingkan tahun 2021.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid menyampaikan bahwa jumlah stok beras kini 7.225 ton mencukupi untuk kebutuhan Provinsi Banten. “ Bahkan kami siap memasok wilayah lainnya. Penggilingan di Banten pada awal Desember lalu juga sudah menyatakan siap memasok beras ke Bulog sebanyak 3.715 ton “ jelas Agus.

Produksi padi yang dihasilkan pada tahun 2022 ini tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan melalui persiapan benih agar tepat waktu dan tepat mutu serta sarana lainnya untuk segera tanam musim selanjutnya.

“ Pada saat Natal dan Tahun Baru kami memantau harga harga sembako di pasar-pasar, memperlancar distribusi dari sentra produksi ke pasar serta mendukung upaya upaya stabilitasi harga. Selain itu kegiatan pasar tani setiap minggu tetap dilaksanakan sebagai upaya menstabilkan harga pangan “ katanya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan persiapannya menghadapi panen raya , “ Dalam menghadapi panen raya yang dimulai Februari-Maret 2023 kami akan panen 85.476 hektar dan telah dilakukan persiapan dan antisipasi banjir la nina, alat pompa dan brigade la nina untuk menjaga tanaman dari serangan OPT dan DPI. Panen dengan combine, menyiapkan dryer di saat musim hujan, serta kostraling ” terang Agus.

” Untuk serapan Bulog kami akan memastikan harga wajar untuk petani “ tambah Agus.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengungkapkan bahwa intervensi ini sesuai dengan arahan bapak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam rangka penyediaan bahan pangan saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Ini bertujuan mendekatkan beras produksi petani langsung ke konsumen, ini diharapkan masyarakat bisa terbantu dan petani tetap bisa menikmati hasil panennya” ungkap Suwandi

“ Beras tersedia cukup dan berlebih, bahkan data KSA BPS memperkirakan panen raya dimulai Februari 2022 seluas 1,4 juta hektar dengan produksi beras 4,3 juta ton melebihi kebutuhan konsumsi sebulan 2,5 juta ton beras, berarti waktunya mulai serap gabah beras petan “, pungkasnya

Recent Posts

Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Pasca-Lebaran 2026, Mendag: Daya Beli Masyarakat Menguat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…

4 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Wirausaha Industri

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…

8 jam yang lalu

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…

10 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri melalui Layanan Sertifikasi Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…

12 jam yang lalu

Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Diklaim Sukses Dongkrak Pendapatan UMK

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…

12 jam yang lalu

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

17 jam yang lalu