PERTANIAN

Integrasi Sapi di Kebun Sawit, Produksi Daging Naik, Biaya Pupuk Turun 30 Persen!

MONITOR, Kalsel – Integrasi peternakan sapi ke dalam perkebunan kelapa sawit dinilai mampu memberi manfaat ganda, mulai dari peningkatan produksi daging nasional hingga efisiensi biaya pemeliharaan kebun. Pemerintah mendorong pola Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (SISKA) untuk diterapkan lebih luas, terutama di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, mengatakan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis daerah yang menopang perekonomian lokal. Pemanfaatan lahannya untuk penggembalaan sapi sekaligus dapat mendorong percepatan swasembada daging.

“Kami berinisiatif untuk memanfaatkan secara maksimal semua sumberdaya lahan, baik itu lahan perkebunan, lahan tanaman pangan, lahan pemutaran yang bisa dimanfaatkan untuk pangan, maupun lahan bekas ekstraksi tambang,” ujar Suparmi dalam Focus Group Discussion di Kantor Disbunnak Kalsel, Kamis (7/8/2025).

Suparmi menjelaskan, dari total 16,38 juta hektar kebun sawit di Indonesia, 4,4 juta hektar direkomendasikan untuk SISKA. Potensi sapi yang bisa dipelihara di kebun sawit mencapai 2,2 juta ekor.

Direktur Pakan Kementerian Pertanian, Tri Melasari, mengapresiasi langkah Kalsel.
“Ini menjadi momen penting untuk menguatkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Tri Melasari menegaskan, integrasi sapi di kebun sawit saling menguntungkan. “Dengan adanya sapi di kebun kelapa sawit dapat mengurangi biaya pupuk herbisida kurang lebih 30%,” tegasnya.

Di Kalsel, lahan sawit mencapai 504 ribu hektar, 86% dikelola perusahaan, sisanya oleh pekebun rakyat. Sebanyak 13 perusahaan sudah menandatangani komitmen untuk menerapkan SISKA. Pemerintah menargetkan implementasinya bisa segera berjalan.

Recent Posts

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

4 menit yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

11 menit yang lalu

88 Perwira Dirotasi Kapolri Suyudi, IPW Soroti Potensi Gesekan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…

3 jam yang lalu

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Peternak, Kementan Perkuat Genetik dan Produktivitas

MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT

MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…

8 jam yang lalu

Kementan Perkuat Langkah Pemda dalam Pengendalian Penyakit Hewan di Gunungkidul

MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…

18 jam yang lalu