MEGAPOLITAN

SLE Peduli dan LPNU Jakarta Selatan ‘Berbagi Bersama dan Pengamanan Natal 2022’

MONITOR, Jakarta – Yayasan Sentosa Laju Energy (SLE) Peduli menggandeng Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jakarta Selatan dalam perayaan Natal Tahun 2022, bekerjasama dengan Persekutuan Karyawan Kristen Protestan dan Katolik (PK3) menyelenggarakan pemberian bantuan sembako dan pengamanan 5 (lima) lokasi Gereja dan Posko Pengamanan TNI – Polri di wilayah DKI Jakarta.

Program yang dilaksanakan pada Minggu 25 Desember 2022 tersebut merupakan upaya SLE Peduli dan LPNU Jaksel untuk tetap menciptakan kehangatan dan kepedulian ditengah masyarakat yang merayakan Natal dengan menyalurkan bantuan berupa bingkisan natal dan bantuan sembako.

Bertempat di 5 (lima) Geraja dan Posko Pengamanan di wilayah DKI Jakarta, bingkisan diserahkan langsung oleh perwakilan SLE Peduli pengurus Gereja dan warga membutuhkan yang merayakan Natal .

Executive Coorporate Sentosa Laju Energy Peduli (SLE Peduli) Mustain mengatakan bahwa program Bahagia Bersama Natal yang dilakukan oleh SLE Peduli saat ini sejalan dengan wujud pelaksanaan Sustainable Development untuk menciptakan kehangatan, kepedulian dan keberagaman dalam hidup bernegara dan beragama.

“Kami kerahkan Milenial SLE Peduli gabungan antara yang beragama Islam dan kristen / katolik untuk terjun langsung dalam menyerahkan bingkisan secara simbolis. Melalui bingkisan natal ini semoga dapat terus memberikan kebahagiaan dan kehangatan kepada saudara-saudara kita yang merayakan Hari Natal,” tutur Musta’in.

Lebih lanjut Musta’in mengatakan bahwa tak hanya penyerahan bingkisan saja, perwakilan SLE Peduli juga hadir membatu Babinsa dan Binmas dari TNI – Polri dalam melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Kegiatan ini sesuai dengan instruksi langsung dari Bapak Addis Abeba MR sebagai Ketua atau Pimpinan Yayasan Sentosa Laju Energy (SLE Peduli),” ungkapnya.

Sementara itu, Pendeta Musa selaku salah satu Pengurus Gereja Isa Al-Masih yang berada di Pasar Minggu mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Yayasan Sentosa Laju Energy dalam membantu saudara-saudara kita yang menyambut Hari Raya Natal 2022.

“Kami selaku pihak pengurus Gereja dan panti asuhan mengucapkan terima kasih kepada SLE Peduli karena telah menyalurkan bingkisan Natal yang sangat bermanfaat bagi keperluan operasional yayasan dan panti asuhan yang kami kelola saat ini. Semoga dengan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan kebahagiaan dan kehangatan bagi para penghuni dan pengelola yayasan dan panti asuhan saat merayakan hari natal,” ujar Musa.

Menjelang akhir tahun 2022, Yayasan Sentosa Laju Energy Peduli atau SLE Peduli akan terus memaksimalkan program Sosial untuk membantu secara maksimal baik kepada masyarakat di lingkungan hingga masyarakat yang terdampak di berbagai daerah, maupun kegiatan Sosial lainnya.

Recent Posts

Update Haji 2026: 162 Ribu Visa Diproses, Kemenhaj Optimis Tuntas Februari

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memacu proses pemvisaan jemaah haji…

35 menit yang lalu

IKI Februari 2026 Tembus 54,02, Industri Manufaktur Tetap Ekspansif

MONITOR, Jakarta - Kinerja industri pengolahan nasional pada awal tahun 2026 tetap menunjukkan ketahanan dan…

3 jam yang lalu

Tingkatkan Tata Kelola Zakat, Menag Dorong Audit Syariah Nasional

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas…

4 jam yang lalu

Indonesia Perkuat Standar Kesehatan Hewan di Tengah Pembatasan Impor Unggas Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian menyatakan kebijakan pembatasan impor unggas dan telur oleh Otoritas Pangan…

4 jam yang lalu

Kemenperin Dorong Industri Perhiasan Go Global Lewat JIJF 2026

MONITOR, Jakarta - Industri perhiasan dalam negeri memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global.…

6 jam yang lalu

Fakta Ilmiah Eritrosit; Triliunan Sel Darah Merah Bekerja Tanpa Henti dalam Tubuh

MONITOR, Rangkasbitung - Eritrosit atau sel darah merah selama ini dikenal dalam dunia medis sebagai…

7 jam yang lalu