Kabar Haji

Update Haji 2026: 162 Ribu Visa Diproses, Kemenhaj Optimis Tuntas Februari

MONITOR, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memacu proses pemvisaan jemaah haji Indonesia. Hingga saat ini, tercatat sekitar 162.000 dokumen jemaah telah berhasil diproses, dengan sisa sekitar 40.000 dokumen yang sedang dalam tahap penyelesaian.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, mengatakan bahwa tim pemvisaan yang terdiri dari 85 personel bekerja secara intensif selama 24 jam untuk memastikan seluruh dokumen rampung tepat waktu.

“Kami bekerja 24 jam penuh dalam memproses dokumen dan pemvisaan. Sejauh ini, lebih kurang 162 ribu jemaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” ujar Ian saat meninjau langsung proses pemvisaan di Ruang Serbaguna Kantor Kemenhaj RI di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Ian mengakui bahwa proses ini bukan tanpa kendala. Beberapa tantangan teknis yang dihadapi antara lain koneksitas sistem dengan pihak Arab Saudi serta proses pemaketan layanan yang berkaitan dengan akomodasi hotel dan kamar bagi jemaah.

“Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jemaah selama di sana,” jelasnya.

Selain itu, adanya permintaan mutasi atau pindah kloter dari jemaah juga sempat menjadi catatan. Namun, Ian mengungkapkan pihaknya telah membatasi proses mutasi tersebut sejak dua minggu lalu guna menjaga stabilitas komposisi kloter yang sudah terbentuk.

Ia menargetkan seluruh proses pemvisaan rampung pada awal Maret, atau setidaknya satu minggu sebelum hari raya Idul Fitri.

“Sesuai timeline, kami berharap awal Maret semua sudah clean. Bahkan jika proses pemaketan layanan di Saudi berjalan cepat, kami optimis bisa tuntas di akhir Februari ini,” pungkas Ian.

Ia pun menyebut proses pemvisaan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan bukan menjadi halangan bagi Tim Visa untuk mengejar target.

“Anak-anak (Tim Visa) malah senang. Biasanya setelah Qiyamul Lail, mereka langsung lanjut bekerja hingga waktu sahur. Saya ikut menemani mereka untuk memastikan semua berjalan lancar,” tutup Ian dengan nada optimis.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

16 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

21 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

21 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

22 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

22 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

22 jam yang lalu