PEMERINTAHAN

Kementerian Pertanian Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

MONITOR, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menganugrahi penghargaan pada Kementerian Pertanian (Kementan) atas Inovasi Sitem Informasi Kalender Tanam Terpadu – Standing Crop atau SI Katam-SC sebagai antisipasi dampak perubahan iklim dan peningkatan produksi pangan.

Selain itu, Kementan juga mendapat penghargaan sebagai lembaga yang memiliki unit penyelenggara pelayanan publik kategori Pelayanan Prima Umum atas hadirnya Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Kementan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa penganugrahan ini merupakan penghargaan tematik yang sudah melalui proses pengecekan serta mendapat arahan Presiden Jokowi terkait pelayanan publik yang semakin baik.

“Penghargaan ini sangat tematik dan fokus pada pelaksanaannya tata kelola hulu sampai tata kelola birokrasi dan problem hilir untuk menuntaskan masalah di masyarakat dan indikatornya lebih tajam dan lebih terintegrasi,” ujar Azwar Anas, Selasa, 6 Desember 2022.

Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan bahwa SI Katam-SC merupakan inovasi yang disiapkan khusus untuk peningkatan produksi pangan nasional. Inovasi ini bahkan telah mengikuti berbagai tahapan penilaian panjang dengan melibatkan 3418 inovasi dari berbagai kementerian dan lembaga negara.

“Berdasarkan penilaian itu kami lolos dan alhamdulillah mencapai prestasi terbaik sebagai Top 45 inovasi terpuji pelayanan publik pada KIPP 2022,” jelasnya.

Menurut SYL, penghargaan ini juga tak lepas dari kerja keras jajaran Litbang dan satuan kerja di lingkup kementan yang terus membuat inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat Indonesia.

“Ke depan saya berharap makin banyak inovasi kementan yang menjadi unggulan, dan benar-benar mampu mewujdkan sistem pelayanan terpadu serta kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah,” tegasnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

7 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

11 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

14 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

16 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

20 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

1 hari yang lalu