PEMERINTAHAN

BPS Ingatkan Pentingnya Menjaga Stok Pangan Saat Panen Raya

MONITOR, JAKARTA – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono mengingatkan pentingnya menjaga stok pangan disaat petani menggelar panen raya. Hal ini disampaikan Margo dalam rapat koordinasi bersama Mendagri terkait pengendalian inflasi dan percepatan realisasi belanja daerah.

“Dalam menjaga inflasi nasional kita perlu menjaga dan mengelola stok saat panen raya sehingga bisa dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Margo, Senin, 5 Desember 2022.

Margo mengatakan, beberapa faktor yang mengakibatkan Indonesia mengalami inflasi adalah masih adanya komoditas tertentu yang di impor dari luar negeri. Kedua adanya faktor musiman yang tidak bisa dihindari seperti musim akhir tahun dan mendekati hari raya besar.

“Ada juga faktor konflik rusia dan ukraina, kemudian disrupsi bahan pangan dan pupuk dari sejumlah negara produsen serta kenaikan suku bunga dan krisis pangan dan energi. Berbagai peristiwa ini tentu saja bisa berdampak pada inflasi global juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi global dan tentu saja sebagian dampaknya bisa ke Indonesia,” katanya.

Menurut Margo, inflasi Indonesia sejauh ini terbilang cukup tinggi apabila dibandingkan inflasi tahun lalu (YonY). Namun demikian, Margo menyebut inflasi Indonesia jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Inflasi kita meskipun lebih tinggi daripada tahun lalu tapi kalau dibandingkan dengan negara lain kita terdorong inflasi masih rendah,” katanya.

Dalam acara yang sama, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto mengatakan bahwa kementan terus melakukan pengembangan dan perluasan penanaman cabai dan bawang sebagai upaya menjaga inflasi disaat hari raya besar keagaaman. Penanaman bahkan dilakukan hampir di semua daerah Indonesia termasuk Aceh sampai Papua.

“Kementan setiap tahun selalu mengalokasikan anggran pengembangan bawang dan cabai. Dari sisa kontrak yang ada juga kami alokasikan untuk benih dengan luasan ribuan hektare. Benih yang tersebar di antaranya di Jawa Barat, Sulteng, Sultra, Kalsel, Sumur, Maluku Papua sampai Aceh. Semua yang kami lakukan untuk menjaga inflasi agar bisa dikendalikan,” jelasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

14 jam yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

1 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

2 hari yang lalu