ENERGI

BPH Migas: Tidak Mungkin Pertamina Menjual BBM Dibawah Standar

MONITOR, Jakarta – Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Migas (BPH) Migas, Saleh Abdurrahman mengatakan bahwa Pertamina tidak mungkin menjual BBM dengan kualitas rendah atau tidak sesuai kualitas yang telah ditentukan karena harus mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM.

Demikian disampaikan Saleh saat menjadi narasumber diskusi media Forum MONITOR “Pengaturan BBM Subsidi untuk Keadilan Masyarakat; Sudah Tepatkah?” di Jakarta, Kamis (13/10/2022).

Menurut Saleh, saat ini yang terpenting adalah bagaimana memastikan BBM Subsidi ini betul-betul tepat sasaran. “Subsidi tepat sasaran itu yang paling penting harus kita lakukan saat ini memastikan BBM Subsidi diperoleh orang yang membutuhkan yang berhak apa yang harus dilakukan?,” terangnya.

“Kita harus ketahui dan data siapa yang berhak kita harus mulai melangkah dengan cara melakukan pendataan,” tegasnya.

Dengan pendataan penerima, lanjut Saleh akan memastikan siapa yang berhak mendapat subsidi harus mendaftar, kalau merasa mampu jangan mendaftar.” Dengan cara inilah kita berharap akan tersaring siapa orang-orang yang membutuhkan. Kita akan saring data tersebut misal dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah (Pemda),” terangnya.

Pendataan menurut Saleh juga diharapkan bisa mengurangi angka ketidaktepatan. Meskipun begitu menurutnya lebih bagus jika hal tersebut karena atas dasar kesadaran sendiri “Paling bagus ada kesadaran sendiri karena itu juga kan sesuai rekomendasi ATPM nya (produsen kendaraan-red),” jelas Saleh.

Saleh kembali menegaskan bahwa pendataan distribusi BBM subsidi Ini adalah gerakan bersama. “Kita kerjasama dengan Polantas, Pemda, Kami bersama Pertamina mengajak masyarakat mendaftar. Nah, pada tahap satu ini kita harapkan temen-temen media membantu mengajak masyarakat,” ungkapnya.

Recent Posts

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

5 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

8 jam yang lalu

Mei, Gerakan Sosial, dan Ancaman Keamanan Nasional

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…

10 jam yang lalu

Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta Bela Saiful Mujani: Ini Bukan Makar, tapi Kritik Total

MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

12 jam yang lalu

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

1 hari yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

1 hari yang lalu