ENERGI

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional, STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Indonesia

MONITOR, Surabaya — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan distribusi energi yang andal, aman, dan merata di seluruh Indonesia. Sebagai Subholding Downstream, perusahaan terus memperkuat infrastruktur guna memastikan keberlanjutan pasokan energi, khususnya LPG, bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa keandalan distribusi energi menjadi prioritas utama perusahaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga pasokan LPG nasional agar terus tersalurkan dan terdistribusi secara merata. Melalui dukungan infrastruktur seperti Ship-to-Ship (STS) Kalbut, distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara optimal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Roberth.

Dalam implementasinya, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan sistem distribusi LPG nasional melalui sarana terintegrasi, mulai dari armada kapal laut, penggunaan skid tank untuk distribusi darat, hingga penguatan pengawasan di SPPBE, agen, dan pangkalan resmi. Langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan distribusi berjalan efektif dan merata.

Salah satu infrastruktur kunci adalah fasilitas mothership STS Kalbut yang berlokasi di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Fasilitas ini menjadi pusat layanan transfer LPG dari kapal tanker induk ke kapal berukuran lebih kecil untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai daerah.

STS Kalbut yang telah beroperasi sejak 1995 dengan luas area laut mencapai 3,92 kilometer persegi merupakan bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi dan memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa peran STS Kalbut sangat strategis dalam menopang suplai LPG di berbagai wilayah Indonesia.

“Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya untuk Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi,” jelasnya.

Di wilayah Jatimbalinus, fasilitas ini mendukung distribusi ke sejumlah terminal LPG, antara lain Terminal LPG Surabaya, Terminal LPG Tanjungwangi, Terminal LPG Manggis, Terminal LPG Ampenan, dan Terminal LPG Bima, dengan kapasitas suplai reguler berkisar antara 1.700 hingga 10.000 metrik ton.

Seiring meningkatnya kebutuhan LPG, pada 8 April 2026 tercatat kapal kargo dengan muatan sebesar 44.839 metrik ton sandar di STS Kalbut. Muatan tersebut kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah, antara lain Gresik sebesar 10.000 metrik ton ditambah suplai dari kilang TPPI sebesar 1.000 metrik ton, Surabaya sebesar 8.000 metrik ton yang saat ini dalam proses bongkar, serta Banyuwangi sebesar 2.500 metrik ton.

Melalui optimalisasi infrastruktur dan penguatan sistem distribusi ini, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan LPG tetap terjaga untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Recent Posts

Puteri Komarudin Dorong Penguatan Sinergi SMV Kementerian Keuangan

PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…

18 jam yang lalu

Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…

1 hari yang lalu

Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…

1 hari yang lalu

Selaraskan Implementasi CSR dan ESG, Jasa Marga Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…

1 hari yang lalu

Pengawasan Partisipatif Muda dalam Politik Elektoral

Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…

1 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…

2 hari yang lalu