Categories: HEADLINEPOLITIK

Demokrat Sebut Lukas Enembe Alami Stroke Berat

MONITOR, Jakarta – Ditengah terpaan kasus dugaan korupsi dan status tersangka yang diberikan KPK, Gubernur Papua Lukas Enembe dikabarkan tengah sakit parah.

Kabar tersebut disampaikan politikus Demokrat, Andi Arief. Ia menyatakan Lukas Enembe mengidap penyakit parah, sehingga dirinya tidak bisa berjalan dan sulit berbicara.

“Sulit bicara dan jalan, benar-benar stroke berat,” ucap Andi Arief.

Meski susah dihubungi, Andi memastikan Partai Demokrat siap membantu KPK jika dibutuhkan dalam memudahkan proses hukum.

“Sekali lagi, kami sedang mengupayakan bicara langsung dengan yang bersangkutan,” ujarnya.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

3 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

9 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

11 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

12 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

12 jam yang lalu