Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,
MONITOR, Jakarta – Industri pangan sebagai salah satu sektor yang mampu menjadi kunci terpaan krisis global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan ketersediaan pangan yang dapat dijangkau berbagai pihak dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Sehingga ditegaskan Airlangga, ketahanan pangan perlu menjadi fokus untuk ditingkatkan dengan mewujudkan pangan yang berdaulat (food soveregnity) dan mandiri (food resilience).
Hal itu disampaikan Airlangga dalam acara Diskusi Ekonomi Berdikari Kompas dengan tema Ketahanan Pangan Kunci Hadapi Potensi Krisis Global, Selasa (13/9/2022).
Airlangga menuturkan pemerintah saat ini berupaya memperkuat Cadangan Beras Pemerintah melalui pembelian gabah atau beras.
“Saat ini, guna memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), telah diterbitkan kebijakan pembelian gabah atau beras petani oleh Perum BULOG hingga stok CBP mencapai 1,2 juta ton setara beras,” ujar Airlangga Hartarto.
Selain itu, kata dia, pemerintah juga melakukan diversifikasi pangan lokal dengan meningkatkan produksi jagung, sorgum, sagu dan singkong.
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…
Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…
MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…