Categories: MEGAPOLITAN

Jakarta jadi Kota Layak Anak, Anies Pamer Dua Penghargaan

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak sumringah usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima double winner penghargaan terkait pemenuhan HAK pada anak.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa meraih DOUBLE WINNER penghargaan terkait pemenuhan HAK pada anak di DKI Jakarta,” ucap Anies Baswedan, Kamis (27/7/2022).

Dikatakan Anies, pencapaian ini bukan karena berhasil meraih penghargaannya, melainkan upaya seluruh elemen bersama-sama berkolaborasi dalam mewujudkan suasana yang kondusif terhadap tumbuh dan berkembangnya anak, sehingga Jakarta bisa menorehkan tinta emas sebagai Kota Layak Anak saat ini.

Ya Anies menegaskan, prestasi ini adalah hasil kerja kolektif bersama, dimana banyak campur tangan yang terkadang kinerjanya tidak terlihat oleh siapapun, dilakukan secara senyap, namun dampaknya sangat terasa bagi masyarakat.

“Kami di Jakarta akan terus berkomitmen penuh dalam melakukan upaya terbaik dalam memenuhi dan memberikan hak perlindungan terhadap anak,” tegas Anies.

Sebagai informasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia memberikan penghargaan kepada DKI Jakarta, yakni;

1). Kategori Pemda Provinsi yang memiliki komitmen terhadap Perlindungan Anak dan Pelaporan berbasis Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak.

SIMEP ini merupakan media aplikasi yang dikembangkan KPAI untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap peraturan, regulasi, kelembagaan, sumber daya manusia, program dan anggaran, pelayanan kasus, dan implementasi sistem peradilan pidana anak yang dapat diakses melalui alamat http://simepkpai.com/.

2). Kategori Provinsi Layak Anak (PROVILA).

Jakarta dipercaya mendapatkan penghargaan PROVILA karena dinilai memiliki komitmen yang tinggi, dalam mewujudkan lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang anak, memperhatikan pemenuhan hak, dan perlindungan anak, serta telah berjuang untuk menjadikan seluruh kabupaten/kota menjadi kabupaten/kota layak anak.

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

3 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

4 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

8 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

9 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

13 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

13 jam yang lalu