JABAR-BANTEN

Bupati Indramayu Dukung Pengembangan Kedelai Nasional Tahun 2022

MONITOR, Indramayu – Dalam rangka meningkatkan produksi kedelai dalam negeri Kementerian Pertanian (Kementan) berencana mengembangkan kedelai di Kabupaten Indramayu seluas 50.000 Ha. Kegiatan yang berasal dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kedelai nasional untuk subsitusi impor.

“Hari ini kami akan melakukan Mou dengan beberapa pihak untuk program ini” ucap Yuris Tiyanto Direktur Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) Kementan. Yuris menjelaskan kerjasama dengan beberapa pihak seperti pemerintah daerah, stake holder dan off taker dan perbankan agar program bisa berjalan dengan baik dari hulu hingga hilir.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dilakukan oleh Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Bupati Indramayu dan Tim Kawasan Ekonomi Khusus Pangan Kabupaten Indramayu. Penandatanganan turut disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Kapolres Indramayu, Dandim Kabupaten Indramayu dan Kajati Indramayu serta jajaran Pemda Kabupaten Indramayu.

“Kesepahaman ini merupakan komitmen dan bukti keseriusan para pihak dalam mendukung peningkatan produksi kedelai tahun 2023 guna mengurangi ketergantungan Indonesia pada kedelai impor yang telah berjalan hampir 20 tahun”

Nantinya progam ini akan didukung dengan penggunaan benih kedelai yang provitas tinggi, ada skema pembiayaan dengan APBN dan KUR dari Perbankan dan pola pengembangan usahanya berbasis korporasi, dan akan didampingi secara rutin agar sesuai target.

Bupati Indramayu Nina Agustina menyampaikan selaku pemerintah daerah akan mendukung penuh program-program dari Pemerintah Pusat (Kementan). Nina menambahkan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Indramayu menjadi salah satu sentra kedelai di Jawa Barat bahkan Nasional, dan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta yang paling penting meningkatkan kesejahteraan petani”, pungkasnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan kerja sama Kementan dengan Kabupaten Indramayu merupakan langkah konkret Kementan dalam meningkatkan produksi kedelai lokal. “Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Bapak Syahrul Yasin Limpo (SYL) agar kami terus meningkatkan produksi dengan terobosan dan inovasi baru” ucapnya.

Menurutnya, pengembangan kedelai itu harus karena menjadi sumber protein nabati yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani juga. Kita sukseskan pengembangan kedelai nasional. Bangkit Kedelai Lokal Bangkit Bangsaku,” kata Suwandi.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

15 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

17 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu