Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninggalkan ruang sidang seusai memberi kesaksian untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam sidang lanjutan kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el) di Pengadilan Tipikor, Jakarta (dok: Antara)
MONITOR, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan fokus bekerja ditengah hasil survei yang menempatkan dirinya sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi.
Ganjar menilai hasil survei yang menempatkan dirinya sebagai jawara bukan sesuatu yang harus direspons secara berlebihan.
“Itu survei biasa saja kok,” kata Ganjar dalam pesan singkat dikutip dari Kompas.
Lebih lanjut, Ganjar menyampaikan masih fokus dengan pekerjaan utama sebagai kepala daerah.
“Saya harus tetap konsentrasi tugas utama saya sebagai Gubernur,” ujarnya.
Hasil survei Charta Politika terbaru menyebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada pada posisi teratas elektabilitas tokoh yang digadang sebagai calon presiden (capres).
Dalam simulasi tiga nama antara Anies Baswedan, Ganjar, dan Prabowo Subianto, sebanyak 36,5 persen memilih Ganjar sebagai presiden.
“Pada beberapa tokoh yang diuji sebagai bakal calon presiden, Ganjar Pranowo menjadi nama yang paling tinggi mendapatkan elektabilitas dari publik,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.
Yunarto mengatakan peringkat kedua ada Prabowo dengan 26,7 persen dan peringkat tiga ada Anies Baswedan dengan 24,9 persen.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengajak umat Muslim menyambut…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, dunia saat ini menantikan…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 15.160 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung terwujudnya…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) kepada dua pondok pesantren besar…