PARLEMEN

Prof. Rokhmin: Jadikan Ramadan 2026 Bonus Spiritual

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengajak umat Muslim menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 sebagai bulan cahaya dengan meningkatkan ibadah, mempererat silaturahim, dan memperbanyak sedekah. 

Ia menegaskan Ramadan bukan sekadar bulan puasa, melainkan arena perlombaan spiritual yang lebih dahsyat daripada Olimpiade dunia.

“Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Bulan ini bukan hanya penuh berkah, rahmat, dan ampunan, tapi juga bulan di mana setiap ibadah kita dilipatgandakan pahalanya. Kalau di dunia bisnis ada bonus tahunan, maka Ramadhan adalah bonus spiritual sepanjang bulan,” kata Prof. Rokhmin, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan perjalanan spiritual menuju kedekatan dengan Sang Pencipta. 

Ia mengibaratkan Ramadan sebagai “stadion akbar” tempat umat muslim berlomba-lomba mengumpulkan pahala, dengan shalat lima waktu sebagai tiket masuk, sementara tarawih, tahajud, tadarus, dan dzikir menjadi pertandingan tambahan yang menentukan siapa juara sejati.

“Ramadhan waktunya sprint ibadah. Jangan cuma jadi penonton, jadilah pemain utama. Shalat lima waktu adalah kewajiban, namun Ramadan mengajarkan kita untuk melangkah lebih jauh. Tarawih, tahajud, tadarus, dzikir, semua menjadi jalan menuju ketenangan jiwa. Dan jangan lupa, Ramadan juga tentang berbagi, tentang kepedulian sosial yang mengikat hati,” ucapnya.

Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University itu juga menekankan pentingnya menjaga silaturahim dan memperkuat kepedulian sosial selama bulan suci.

“Hablumminannas itu bukan sekadar basa-basi. Kalau bisa, jadilah tangan di atas. Rajin bersedekah, bantu sesama. Jangan sampai Ramadan hanya jadi festival kuliner malam hari, tapi miskin aksi sosial,” ujarnya.

Menutup pesannya, Prof. Rokhmin menyampaikan salam Ramadhan dengan penuh kelembutan. “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Mohon maaf atas segala khilaf. Semoga Ramadan ini menjadi cahaya yang menuntun kita menuju keberkahan dan ampunan Allah SWT. Mari kita jadikan Ramadan ini bukan sekadar rutinitas, tapi revolusi hati dan perilaku,” pungkas Rektor Universitas UMMI Bogor.

Recent Posts

Layar 100 Inch di Rumah? Ini 3 TV EQLED yang Layak Dipinang

MONITOR - Memiliki TV ukuran besar untuk ruang keluarga sangat tepat apabila Anda ingin membuat…

4 menit yang lalu

Panglima TNI Didesak Tertibkan Oknum yang Diduga Intervensi Penyidikan Korupsi di Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Panglima TNI segera mengambil langkah tegas terhadap oknum…

1 jam yang lalu

AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Unggul Kunci Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Medan - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, dan dinamika…

3 jam yang lalu

Jemaah Haji Akan Dipantau Sejak Pra-Keberangkatan untuk Perkuat Istithaah Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi layanan kesehatan haji melalui kolaborasi lintas sektor.…

3 jam yang lalu

IPW Desak Kortastipidkor Polri Usut Tuntas Kasus Penggeledahan di Cipete, Minta Panglima TNI Tarik Pasukan Penjaga Rumah Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama…

4 jam yang lalu

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Jadi Bagian dari Usaha Mikro

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menemui ratusan pengemudi ojek…

4 jam yang lalu