PEMERINTAHAN

Asyik, Jokowi Beri Bonus ke Atlet Indonesia di SEA Games Vietnam

MONITOR, Jakarta – Rasa haru tampak dari wajah para kontingen Indonesia yang telah berjuang di SEA Games ke-31 di Vietnam. Terlebih saat Presiden RI Joko Widodo menyambut kedatangan mereka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/6/2022) pagi.

“Saya senang bahwa dari 499 atlet yang kita kirim ke SEA Games ke-31 di Vietnam 408 atlet semuanya memperoleh medali, baik emas, perak maupun perunggu. Sekali lagi dari 499 atlet, 408 memperoleh medali. Artinya, 82 persen atlet yang kita kirimkan ini membawa medali, pulang ke tanah air,” ujar Jokowi dalam kesempatan itu.

Berdasarkan keterangan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, jumlah atlet yang diberangkatkan pada SEA Games ke-31 di Vietnam berkurang sekitar 40,67 persen bila dibandingkan dengan keikutsertaan pada SEA Games ke-30 yang sebanyak 841 orang.
Namun hal tersebut tidak mengurangi prestasi yang diperoleh. Kontingen Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga dengan raihan 241 medali yang terdiri dari 69 medali emas, 92 medali perak, dan 80 medali perunggu.

“Kalau kita lihat, seperti yang saya sampaikan yang lalu sebelum berangkat, 2015 kita peringkat kelima, 2017 peringkat kelima, 2019 peringkat keempat, dan sekarang kita masuk ke peringkat tiga, meskipun kita hanya mengirimkan 499 atlet,” kata tutur Jokowi.

Sebagai bentuk apresiasi kepada kontingen yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga Asia Tenggara tersebut pemerintah memberikan bonus dengan total mencapai lebih dari Rp160 miliar.

“Kita berikan bonus penghargaan kepada para atlet, pelatih, dan asisten pelatih. Kepada para atlet yang kita berikan kurang lebih Rp130,5 miliar, kemudian untuk pelatih dan asisten pelatih Rp32 miliar, sebuah angka juga yang tidak sedikit. Semoga ini memberikan inspirasi, memberikan motivasi kepada atlet-atlet yang lain untuk nantinya di ajang internasional apa pun bisa mengharumkan nama bangsa dan negara,” ucap Jokowi.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

20 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu