Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan deras disertai angin kencang.
Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, kota Depok pada siang hingga malam hari ini akan mengalami hujan kilat atau petir disertai angin kencang.
“Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Depok siang hingga malam hari ini akan mengalami hujan disertai angin kencang,” kata Elvino kepada MONITOR, Rabu (8/6/2022).
“Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya warga Depok agar tetap waspada. Jika terjadi hujan, hindari berteduh di bawah pohon. Untuk yang wilayahnya rawan banjir dan longsor, juga waspada,” sambungnya.
Disebutkannya, berdasarkan pemetaan yang dilakukan, ada sejumlah lokasi di wilayah kota Depok yang rawan akan terjadinya banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor.
“Contohnya longsor yang terjadi di wilayah Sawangan pada pekan kemarin. Hal seperti itu perlu kita waspadai, jangan sampai terulang kembali,” ungkapnya.
Namun demikian Elvino mengatakan, untuk mengatisipasi hal tersebut dirinya telah mengintruksikan kepada jajaran agar selalu siaga, meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait untuk mengantisipasi bencana yang dimaksud.
“Pastinya, kami Kodim Depok selalu siaga untuk mengantisipasi maupun menangani bencana yang terjadi,” pungkasnya.
MONITOR, Labuan Bajo – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman meninjau…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Fokus…
MONITOR, Tangerang Selatan - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ibnu…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan duka cita yang…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengkritik keras kebijakan Badan…