MEGAPOLITAN

Kunjungi Depok, Danrem 051/Wijayakarta Komitmen Stabilkan Harga dan Ketersediaan Minyak Goreng

MONITOR, Depok – Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan minyak goreng curah di pasaran.

Pemerintah telah menentukan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg. Akan tetapi di pasaran masih ditemukan kasus dimana minyak goreng curah dijual dengan harga hingga Rp16.500 per liter.

Fakta tersebut didapati Yustinus Nono ketika melakukan peninjauan ke sejumlah pasar di wilayah Korem 051/Wijayakarta. Salah satunya di Pasar Rakyat Cisalak, Kecamatan Cimanggis, kota Depok.

“Kami tadi sudah mendatangi para pedagang minyak goreng curah, masih saya melihat harga minyak goreng curah yang ada di pasar Cisalak ini berbeda,” kata Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, di Pasar Cisalak, Depok, Jumat (03/06/2022).

“Ada yang harganya Rp16.500 per liter dijual, dan ada pula yang menjual 14.000 per liter,” sambungnya. 

Kunjungan Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto ini turut didampingi Dandim Depok, Kapolres Depok, Asisten Ekbang Pemkot Depok dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kota Depok.

Yustinus Nono mengatakan, Korem Wijayakarta berserta jajarannya dengan segala keterbatasannya, akan terus berusaha menjawab kebutuhan masyarakat, memperoleh

minyak goreng curah sesuai HET. 

Untuk itu, pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar harga minyak goreng curah dipasaran, khususnya di Depok sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Tadi kami bersepakat dengan Pak Kapolres, Pak Dandim, dengan Pak Asisten Ekbang, dan Pak kepala Dinas Perdagangan, untuk pendistribusian minyak goreng ini bisa langsung ke pengecer, tidak lagi ke agen maupun ke sub agen.

“Sehingga diharapkan, harga minyak goreng curah di pasar Cisalak ini khususnya, bisa sama yakni sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram,” pungkasnya.

Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan menambahkan, menindaklanjuti kunjungan Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, pihaknya akan terus memantau menstabilkan harga minyak goreng curah di kota Depok, sesuaikan dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg. 

“Iya, kami akan terus pantau terkait harga minyak goreng curah di kota Depok. Jika ada yang masih menjual di atas HET, akan kami imbau untuk menyesuaikan. Apabila imbauan tersebut tidak diindahkan, akan ada penindakan,” kata Elvino.

“Pastinya, kami, Dandim, Pak Kapolres, dan Pak Wali Kota, akan terus memantau harga minyak goreng curah hingga kembali menjadi normal, sehingga masyarakat bisa menikmati harga dengan wajar,” tuntasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku bunga…

1 jam yang lalu

Pendorongan Jemaah dari Makkah Berakhir, Layanan Haji Terfokus di Madinah

MONITOR, Jakarta — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin…

1 jam yang lalu

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

16 jam yang lalu

Puan Tegaskan PLN Harus Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…

16 jam yang lalu

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…

16 jam yang lalu

Komnas Haji Pertanyakan Urgensi Perluasan Kewenangan OJK Awasi Dana Haji

MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…

20 jam yang lalu