Senin, 4 Juli, 2022

Jadi UMKM Naik Kelas Bersama Pertamina Foundation lewat PFpreneur

MONITOR, Jakarta – Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya keterlibatan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). UMKM merupakan pilar penting bagi negara terutama untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada tahun 2021, UMKM menyumbang 61,07% dari total PDB Nasional dan 64,5% didominasi oleh perempuan.

Mendukung upaya pemerintah, CSR PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation meluncurkan program PFpreneur “Women Leader & Entrepreneurs 2022”. Sebuah program yang mampu meningkatkan potensi UMKM nasional sekaligus memberdayakan kewirausahaan perempuan berbasis pengelolaan usaha modern.

Dalam program ini, wirausaha perempuan akan diberikan akses permodalan, pengenalan pada digital marketing, penguatan branding produk dan manajemen usaha, penguatan legalitas usaha, dan kemitraan usaha dengan pihak ke tiga.

- Advertisement -

Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari, mengatakan PFpreneur mampu mendorong pemulihan ekonomi di Indonesia sekaligus memberdayakan perempuan Indonesia.

“PFpreneur adalah semangat pemberdayaan kami untuk perempuan-perempuan hebat Indonesia. Program ini memberikan jalan bagi womenpreneur untuk mengembangkan usaha mikronya melalui beragam pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan dan kemitraan yang kami berikan demi pemulihan ekonomi nasional dan terciptanya kesejahteraan bagi kaum perempuan,” ujar Agus pada launching PFpreneur 2022, Rabu (18/05)

Pendaftaran PFpreneur dibuka pada tanggal 18 Mei 2022 hingga 17 Juni 2022 dengan sasaran perempuan usia produktif minimal 18 tahun yang mempunyai usaha minimal telah berjalan selama 6 bulan. Jenis usaha yang bisa diikuti meliputi usaha di bidang kerajinan, fesyen atau kecantikan, dan kuliner dengan jumlah anggota 5 hingga 20 orang. Seluruh tahapan pelatihan dan seleksi program ini akan dilakukan secara online.

Selama dua tahun berjalan, PFpreneur berhasil menjaring total 2306 wirausaha perempuan dari target 5000 sampai dengan tahun 2025 dan berhasil terpilih 51 kelompok terbaik dengan 302 orang anggota berasal dari Sumatera sampai Papua.

Beberapa UMKM binaan PFpreneur telah menunjukkan pencapaian mengesankan, seperti produk wedang rempah dari Alam Bijak Nature Wisdom PT Taraporter Indonesia yang berhasil terpilih menjadi salah satu cinderamata untuk diberikan kepada para pembalap di Sirkuit Mandalika.

Founder Alam Bijak Nature Wisdom PT Taraporter Indonesia dan Top 10 UMKM PFpreneur 2020 Rosita YS Wibawa, merasa bangga menjadi bagian dari PFpreneur dan membagikan tipsnya menjadi UMKM unggul.

“PFpreneur menyediakan semuanya yang dibutuhkan oleh UMKM, mulai dari modal, pelatihan dengan pakar, branding hingga membantu jejaring kemitraan. Berkat PFpreneur, produk saya bisa makin dikenal dan alhamdulillah bisa menembus event Mandalika kemarin,” ujar Rosita

“Tips dari saya simpel saja bahwa sebagai pelaku UMKM kita harus jujur, sungguh-sungguh dalam berwirausaha, dan punya kemauan untuk belajar dan menerima tantangan,” tambah Rosita membagikan tips untuk pelaku UMKM.

Selanjutnya, UMKM Kriya Modern Sunandsan dan UMKM Greenie Tangerang berhasil berkolaborasi dengan brand ternama yaitu Uniqlo serta kelompok Obugame, Banyuwangi yang sukses meraih kesempatan untuk melakukan showcase di Bandara Internasional Banyuwangi dan berhasil menjual produknya ke Hongkong serta Malaysia

Aktris, Founder Soekarseno Foundation dan Puella ID Cinta Laura Kiehl, mengajak perempuan Indonesia untuk mengembangkan usahanya lewat program PFpreneur.

“Kesempatan telah terbuka dan peluang terbentang luas, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk peningkatan kompetensi usaha mikro. Ayo tunggu apalagi, segera bergabung dengan PFpreneur untuk peningkatan kompetensi usaha mikro ibu-ibu semua,” tutup Cinta.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER