PENDIDIKAN

Dirjen Pendis Dorong LPTK Terapkan Konsep Well Being dalam PPG

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama melalui Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru (Pannas PPG) melakukan kegiatan Koordinasi dan Konsolidasi Pannas PPG pada hari Selasa-Rabu, 12-14 April 2022 di Bandung.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan agenda supervisi penyelenggaraan PPG Batch-1 yang sudah berjalan sejak 24 Maret 2022 di 28 LPTK PTKIN.

Dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhamamd Ali Ramdani menyampaikan gagasan pentingnya Pimpinan LPTK mengarusutamakan pembelajaran dengan pendekatan well being dalam program PPG.

Karena menurutnya, salah satu indikator seorang guru yang baik adalah kemampuan guru tersebut dalam membangun ekosistem pendidikan yang menyenangkan bagi siswa dan bagi guru itu sendiri, atau yang disebut dengan well being.

“Maka salah satu aspek perbaikan berkelanjutan yang harus dilakukan oleh LPTK adalah bagaimana para dosen PPG ini mampu juga menerapkan konsep well being, sehingga guru-guru selama mengikuti PPG memperoleh pengalaman bermakna bagaimana mengimplementasikan konsep well being dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ali Ramdani memandang, selama ini masih banyak guru yang memandang pendidikan hanya sebatas tugas transfer of knowledge kepada peserta didik. Sehingga pendidikan dimaknai sebagai beban atau tugas. Kondisi ini berpotensi akan menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak menyenangkan untuk kedua belah pihak.

“Untuk mengubah hal tersebut, maka dibutuhkan guru yang mampu membawa aroma perubahan, yakni guru yang mampu membangun ekosistem pendidikan yang sehat, yang menyenangkan tidak hanya bagi siswa tapi juga bagi guru,” ujarnya.

Lebih lanjut Profesor UIN Sunan Gunung Djati ini memandang, satu-satunya instrumen yang efektif untuk mengarusutamakan penguatan untuk menghasilkan guru yang memiliki semangat perubahan adalah melalui program PPG.

“Maka aspek ini harus benar-benar menjadi tagihan dalam capaian pembelajaran PPG,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini hadir seluruh perwakilan Panitia Nasional PPG Kementerian Agama, yakni Direktorat Diktis, Direktorat GTK Madrasah, Direktorat PAI, perwakilan dari Bimas Kristen yakni IAIKN Ambon, Bimas Hindu diwakili STABN Sriwijaya, BImas Hindu diwakili UHDN Bali, dan Bimas Katolik.

Recent Posts

Haji 2026, DPR Pertanyakan Saham BPKH dan Dana Jemaah di Bank Muamalat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyoroti sejumlah isu krusial…

1 jam yang lalu

Analis Apresiasi Pendekatan Perlindungan Korban dalam Pembentukan Direktorat PPA-PPO Polri

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan apresiasinya kepada Kepolisian Negara…

2 jam yang lalu

Wamenag: KUA Wajah Kemenag, Layanan Tidak Boleh Lambat dan Berbelit

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA)…

4 jam yang lalu

Indonesia Partner Country INNOPROM 2026, Momentum Tunjukkan Daya Saing Industri Nasional

MONITOR, Jakarta - Indonesia resmi menjadi Partner Country pada gelaran Industrial International Exhibition (INNOPROM) 2026,…

5 jam yang lalu

Kemenag Terbitkan KMA 1495, Perkuat Standar Mutu Ma’had Aly

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1495 Tahun…

5 jam yang lalu

UIN Jakarta Perkuat Arah Kerja Sama dengan BRIN, Dorong Riset Berdampak dan Transformasi PTNBH

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan audiensi strategis dengan Badan…

7 jam yang lalu