POLITIK

Sandiaga Uno Ungguli Anies di Survei Capres 2024

MONITOR, Jakarta – Menteri Pariwisata Sandiaga Uno merangsek masuk pada urutan tiga kandidat presiden paling populer atau punya elektabilitas tertinggi untuk Calon Presiden 2024. Adapun persentasenya tembus 21,7 persen pada survei yang dilakukan oleh lembaga survei nasional Point Indonesia.

Hasil tersebut diambil dari survei terbaru mereka dengan tajuk 5 Calon Presiden atau Capres 2024 Pilihan Publik. Istimewanya, suara yang didapat oleh Sandiaga Uno mengguli nama yang kerap muncul di tiga besar Capres, yakni Anies Baswedan.

Dalam simulasi 5 kandidat di survei ini, nama paling populer adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 28 persen. Lalu menyusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan angka 24,1 persen.

Barulah ada Anies di bawah Sandi dengan angka separuhnya saja yaitu 10,3 persen. Kemudian yang terakhir yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan angka 7,2 persen.

Survei dilakukan dari 11 hingga 22 Maret 2022 dengan metode Multistage Random Sampling dengan sebaran secara proporsional di 34 provinsi. Jumlah sampling sebanyak 1.916 responden dan margin of error kurang lebih 2,24 persen.

Masuknya nama Sandi ini berbeda dengan hasil beberapa lembaga survei lainnya. Tahun lalu, ada Charta Politika yang melakukan survei pada 20-24 Maret 2021. Lembaga ini mencatat elektabilitas Prabowo menempati posisi teratas sebagai Capres 2024.

Dalam simulasi 12 nama, elektabilitas Menteri Pertahanan tersebut sebesar 19,6 persen. Di posisi berikutnya ada Ganjar dengan 16 persen, Anies sebesar 12,6 persen, Sandi 9,3 persen, dan Ridwan Kamil 8,1 persen.

“Ada tiga sosok calon kepala daerah dan dua sosok menteri,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Senin, 29 Maret 2021.

Lalu pada 3 April 2022, ada Indikator Politik yang mengumumkan hasil survei mereka. Dalam simulasi 19 nama, survei ini menempatkan tiga nama teratas yaitu Prabowo 22,4 persen, Ganjar 21,6 persen, dan Anies 17,1 persen. Sementara, Sandi ada di urutan keenam dengan angka 4,7 persen.

Lalu saat dikerucutkan menjadi 7 nama, tiga nama teratas tetap Prabowo, Ganjar, dan Anies. Nama Sandi justru tidak masuk dalam simulasi 7 nama versi Indikator Politik.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

9 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

13 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

16 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

19 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

23 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

1 hari yang lalu