HUKUM

Lagi, Kejagung Sita Aset Tanah dan Bangunan Milik Tersangka Kasus LPEI

MONITOR, Jakarta – Tim jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penyitaan aset tanah dan bangunan milik tersangka Johan Darsono (JD) dalam perkara korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional yang dilakukan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019 yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp2,6 Triliun.

“Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di LPEI,” kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Ia mengatakan, jajaran penyidik Jampidsus Kejagung telah berhasil melakukan penyitaan aset milik tersangka Johan Darsono (JD) berupa 1 bidang tanah dan bangunan dengan jumlah luas seluruhnya 1.221 M2.

Penyitaan satu bidang tanah dan bangunan tersebut, kata Leonard, telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Surakarta.

“Pada pokoknya memberikan ijin kepada penyidik dari Kejagung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah dan bangunan di Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serangan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.

Hal tersebut berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Surakarta Nomor: 71/Pen.Pid/2022/PN Skt tanggal 17 Februari 2022, untuk melakukan tindakan penyitaan aset milik atau yang berkaitan dengan Tersangka JD.

“Yaitu 1 bidang tanah dan bangunan berupa Toko L dengan bukti kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 221, Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 278, Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 279, dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.280, dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 328,” paparnya.

Kemudian, tim jaksa penyidik Jampidsus Kejagung telah berhasil melakukan penyitaan aset milik Tersangka JD berupa 20 bidang tanah dengan jumlah luas seluruhnya 60.414 M2, yang telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Gresik.

“Pada pokoknya memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah di Desa Kedunganyar dan Desa Sumberrame, Kabupaten Gresik, Kecamatan Wringinanom, Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.

Salah satu diantaranya, 1 bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 1.388 M2; satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 1.439 M2; satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 8.872 M2.

Selanjutnya, satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 4.140 M2; satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 2.231 M2; satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 4.161 M2.

“Satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 2.106 M2; satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Kedunganyar seluas 1.268 M2; dan satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Sumberrame seluas 4.475 M2; serta satu bidang tanah yang terletak di Kabupaten Gresik Wringinanom / Sumberrame seluas 4.522 M2,” ucapnya.

Sementara, Leonard menambahkan, terhadap aset-aset milik paea tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya.

Recent Posts

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…

13 jam yang lalu

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…

14 jam yang lalu

Firman Soebagyo: Pemberantasan Korupsi Harus Beri Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…

16 jam yang lalu

Kinerja Bank Indonesia Harus Diukur dari Dampaknya bagi Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…

17 jam yang lalu

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern kepada TNI

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…

17 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…

19 jam yang lalu