POLITIK

Airlangga Disebut Ketum Parpol Paling Pantas jadi Presiden 2024

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto, disebut sebagai ketua partai politik (parpol) yang paling layak untuk jadi presiden 2004. Hal itu diungkapkan oleh kata Ashraf Ali, yang merupakan mantan peneliti di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3S), saat berbincang dengan MONITOR di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (24/1/2022).

Ashraf yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jakarta ini beralasan, Airlangga adalah sosok pemimpin yang sudah terbukti dan teruji.

“Ini hasil analisa saya sebagai seorang peneliti, saya melihat dari testimoni beberapa orang yang menginginkan agar Airlangga Hartanto memimpin negeri ini,” ujarnya.

Disisi lain, kata Ashraf, Golkar merupakan partai yang berpengalaman. Dimana saat Golkar mempimpin, tercipta kemakmuran, kebangsaan, swasembada dan sebagainya. Terlepas siapa pun pemimpinnya, saat itu adalah era kejayaan bangsa,” ujarnya.

Dia juga menyebut, kalau Partai Golkar adalah partai yang punya sejarah penting dalam menyelamatkan bangsa ini. Golkar hadir sebagai partai penyelamat dari orang-orang yang mau merubah ideologi pancasila menjadi komunis.

“Dan perlu dicatat juga Partai Golkar terlahir bersama Tentara Nasional Indonersia (dulu ABRI) dalam menyelamatkan negara Indonesia dari segala bentuk rongrongan,” terangnya.

“Jadi Golkar adalah parpol yang didukung oleh kekuatan besar yakni TNI yang hingga detik ini konsisten mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” sambungnya.

Tak hanya itu, menurut Sekjen Masyarakat Cinta Masjid (MCM) ini, Golkar merupakan parpol berpengalaman bagaimana mengelola bangsa ini. Mengerti karakter bangsa, karakteristik rakyat yang multi etnis, multi agama.

“Dengan demikian, tidak bisa dipungkiri lagi, sudah saatnya Partai Golkar kembali memimpin untuk membawa negeri ini kembali kepada kejayaan,” tegasnya.

Yang harus menjadi catatan penting juga, diungkap aktivis Masjid Cut Mutia, Jakarta Pusat ini, kalau Airlangga yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan dipercaya Presiden Jokowi sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) punya keberhasilan yang luar biasa dalam penanggulangan dan penanganan virus Covid-19 yang menyerang bangsa ini.

“Di tengah pandemi yang sulit ini, yang bahkan negara-negara lain terpuruk. Airlangga mampu menjaga stabilitas ekonomi, bahkan meningkat. Dan berhasil menangani Covid-19, sementara negara-negara lain justru kewalahan,” tandasnya.

Itu semua lantaran Airlangga Hartanto memiliki pengalaman dan smart. Dia, menurut Ashraf, punya kelebihan dalam menganalisis, mengambil sikap dan tindakan serta melakukan koordinasi-koordinasi yang matang.

“Airlangga mampu mengendalikan negeri ini bahkan di saat kondisi sulit. Jadi sudah selayaknya dia menjadi pemimpin negeri (Presiden) 2024,” pungkasnya

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

4 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

7 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

8 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

10 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

11 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

12 jam yang lalu