Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti,
MONITOR, Jakarta – Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mempertanyakan kebijakan janggal terkait karantina mandiri. Susi heran lantaran pejabat negeri ini dibolehkan melakukan karantina mandiri di rumah.
Sedangkan rakyat biasa, kata Susi, harus melakukan karantina di Wisma Atlet. Diketahui, Wisma Atlet merupakan fasilitas yang diberikan negara kepada rakyat yang mengidap Covid-19. Fasilitas di Wisma Atlet ini diberikan secara gratis.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, sebelumnya juga mengecam kalangan orang kaya atau berduit yang meminta fasilitas karantina gratis dari pemerintah usai bepergian dari luar negeri. Seharusnya mereka karantina di hotel dengan menggunakan dana pribadi sesuai aturan yang berlaku.
“Mohon pencerahan, kenapa pejabat dan orang penting boleh karantina di rumah sendiri? Kenapa masyarakat tidak boleh karantina di rumah sendiri?” tanya Susi dalam laman Twitternya, Selasa (21/12/2021).
Founder Susi Air ini menilai kalangan orang kaya dan pejabat justru dapat berhemat jika melakukan karantina mandiri di rumah. Sedangkan rakyat biasa, tidak bisa melakukan hal serupa. Ia pun menyesalkan adanya perlakuan berbeda.
“Kenapa yang boleh berhemat atau jadi pelit cuma pejabat /vip? Kenapa masyarakat tidak boleh berhemat/ pelit? kenapa cara karantina berbeda,” tanya Susi lagi.
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia dan…
MONITOR, Majalengka - Kementerian Agama menyiapkan delapan masjid sebagai posko mudik yang dapat diakses selama…
MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus menanggapi kasus penyiraman air keras…
MONITOR, Depok - Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…