Wakil Ketua Umum DPP PPP, Zainut Tauhid Saadi
MONITOR, Jakarta – Banyak kalangan berduka cita atas wafatnya Politikus PPP, Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Lulung menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit pukul 10.51 WIB pada Selasa, 14 Desember 2021 kemarin setelah mengalami gangguan sakit jantung.
Rasa duka mendalam juga turut dirasakan Wakil Ketua Umum DPP PPP, Zainut Tauhid Saadi. Sesama kader PPP, ia mengenal Lulung sejak masa berkiprah di politik. Meskipun tidak memiliki kedekatan khusus, namun ia melihat Lulung merupakan sosok yang teguh dalam memperjuangkan apapun prinsip yang diyakininya.
“Saya dan keluarga tutut merasakan duka yang sangat mendalam atas wafatnya beliau, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala salah dan khilafnya dan semoga Allah SWT memasukkan ke dalam surganya bersama para kekasih-Nya. Saya memanggil dengan panggilan Bang Haji Lulung, adalah seorang pribadi yang santun, ramah, rendah hati (humble) dan memiliki keteguhan sikap dalam memperjuangkan prinsip yang diyakininya,” ujar Zainut Tauhid, Rabu (15/12/2021).
Zainut tertegun atas kerja keras Lulung yang merintis karir politik mulai dari bawah hingga masuk kancah nasional. Namanya pun cukup diperhitungkan. Ia pun mengamati sepak terjang Lulung yang berpindah partai politik, karena prin sip yang dipegangnya kala itu. Namun tak lama, ia kembali ke haluan PPP.
“Untuk hal tersebut, beliau harus membayar mahal dengan melepaskan jabatannya sebagai Anggota DPR RI. Namun hal tersebut beliau ihlas lakukan demi cintanya kepada PPP,” tutur Zainut, yang merupakan Wakil Menteri Agama.
“Hubungan saya dengan Bang Haji Lulung sebenarnya biasa-biasa saja, tidak ada hal yang istimewa, namun beberapa bulan terakhir setelah beliau berketetapan untuk memutuskan kembali pulang ke PPP dan menjabat sebagai Ketua PPP DKI Jakarta dengan memilih putra saya Najmi Mumtaza Rabbany sebagai Sekretarisnya, ada hubungan yang semakin kuat baik secara kekeluargaan maupun kepartaian. Duet Haji Lulung dengan Gus Najmi panggilan Najmi Mumtaza Rabbani memimpin PPP DKI sempat menjadi pembicaraan ramai di media sosial,” sambungnya.
Ia juga menuturkan pertemuan terakhirnya dengan Lulung saat dirawat inap di Rumah Sakit Abdi Waluyo, karena mengalami gangguan pada jantungnya setelah tindakan operasi pemasangan ring jantung di Rumah Sakit Gatot Subroto. Saat itu, Zainut melihat kondisi kesehatan Lulung semakin menurun dan akhirnya direkomendasikan untuk di rawat di RS Jantung Harapan Kita.
“Selamat jalan Abangku, semoga Allah SWT memberikan tempat yang mulia di tempat peristirahatanmu,” imbuhnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…
MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
MONITOR, Jakarta – Pada momen libur panjang dan meningkatnya aktivitas masyarakat pada momentum Ramadan dan Idulfitri, Pertamina…
MONITOR, Jakarta — Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air setinggi sekitar 30 cm di Ruas Tol…
MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…