PERTANIAN

Jelang 2022 Kementan Tanam Padi Varietas unggul baru umur genjah di Kaltim

MONITOR, Tenggarong – Kementerian Pertanian melakukan tanam benih sumber padi varietas unggul baru (VUB) bersama poktan Saeko Kapti di Desa Bangun Rejo, Kabupaten Tenggarong Kalimantan Timur. 2 Varietas unggul baru yang ditanam adalah Varietas Cakrabuana dan Padjajaran hasil produksi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

“Tanam perdana ini merupakan instruksi langsung bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memenuhi kebutuhan benih sumber padi unggul yang dapat dipenuhi dari lokasi/wilayahnya sendiri (in situ) yang umurnya singkat (genjah)”ucap Mohammad Takdir Mulyadi Plt. Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan. Selain itu kegiatan ini juga merupakan tindaklanjuti dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 4 DPR RI untuk menyediakan benih padi premium unggul di daerah sentra untuk mendorong produksi.

Takdir menjelaskan program perbanyakan benih sumber padi genjah ini akan dilaksanakan di 9 Provinsi (Sumbar, Riau, Sumsel, Bengkulu,NTB, NTT, Kaltim, Kaltara, Sulteng) dan bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kementan dan kelompok tani. Total luas lahan kerjasama perbanyakan benih sumber padi genjah dengan BPTP seluas 70 ha dari total alokasi perbanyakan benih sumber padi seluas 149 ha, diperkirakan menghasilkan 140 ton. Khusus wilayah Kaltim mendapat alokasi sebanyak 5 Ha.

Kegiatan perbanyakan benih sumber ini didukung berbagai pihak seperti, Pemerintah Tingkat Provinsi, Pemda Kabupaten/Kota dan TNI. Khusus TNI ini sebagai tindaklanjut MoU antara Ditjen Tanaman Pangan dengan TNI.

Ditempat yang sama Letkol Inf Vicktor Andika dari Markas Besar TNI Angkatan Darat menjelaskan peran TNI untuk membantu ketahanan pangan dan pengawalan program yang dilaksanakan Kementan. “Jika pangan terpenuhi, keamanan pun akan terjaga, tetapi jika lapar ini akan menjadi gangguan stabilitas keamanan” ucapnya. Hal ini yang menjadi focus TNI untuk berperan aktif membantu program ketahanan pangan dari pemerintah pusat.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat melalui progam Kementan. “Dengan adanya program penyebaran benih varietas unggul ini petani kami dapat menghasilkan padi yang lebih produktif lagi”. Akhmad berharap program ini dapat terus bekelanjutan sehingga Kutai Kartanegara dapat berkontribusi menyumbang pangan nasional.

Terkait pemilihan 2 varietas benih padi Varietas Cakrabuana dan Padjajaran ini karena rasanya yang pulen, umurnya yang genjah, tahan beberapa hama seperti wereng, Blas dan Tungro dengan potensi hasil 10-11 Ton/Ha terang Fauziah Kepala Balaif Pengkajian dan Teknologi (BPTP) Kaltim Kementan.
Fauziah menambahkan 2 varietas yang dilepas tahun 2018 ini cocok dengan karakteristik didaerah Kalimantan Timur karena 2 VUB ini bisa tumbuh baik di dataran rendah sekitar 600 mdpl.

“Harapannya dengan penggunaan benih yang berkualitas produktivitas tidak lagi dibawah rata-rata”ucapnya. BPTP Kaltim pun akan terus memonitoring, pembinaan dan memberikan rekomendasi terkait teknologi yang cocok untuk pertanian di Kaltim tandasnya.

Recent Posts

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

12 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

1 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

1 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

1 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

1 hari yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

1 hari yang lalu