POLITIK

Ini Alasan PAN Perjuangkan Presidential Threshold 0 Persen

MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan Presidential Threshold 0%. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menegaskan ada sejumlah alasan yang menjadi pertimbangan PAN.

Pertama, PAN berharap Presidential Threshold 0% dapat memunculkan tunas-tunas baru bagi kepemimpinan nasional karena tidak ada lagi pembatasan dalam pengusulan pasangan calon oleh partai politik atau gabungan partai politik.

“Kedua, diharapkan dapat menghilangkan kesan dan persepsi negatif kepada partai politik yang dianggap sebagai pembajak sistem demokrasi Pancasila dan menjadi akar kepemimpinan oligarkis yang berpotensi jadi virus bagi kesehatan demokrasi,” kata Viva Yoga dalam keterangannya, Senin (13/12/2021).

Selanjutnya meski Presidential Threshold 0%, Viva menegaskan tidak seluruh partai politik akan menyalonkan kadernya di Pilpres, mengingat ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, misalnya tentang logistik, elektabilitas, struktur dan organisasi kampanye, dan lainnya.

“Diharapkan dapat meminimalisir potensi konflik akibat pasangan calon sedikit (hanya 2 paslon) yang sering menggunakan politik identitas. Jika paslon lebih dari 3, potensi konflik relatif rendah,” pungkasnya.

Recent Posts

Jelang Imlek 2026, 40 Perusahaan Ikan Indonesia Siap Ekspor ke Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of…

1 jam yang lalu

Sekjen Kemenag: Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa tata kelola dan…

2 jam yang lalu

Kerja Sama RI-Tiongkok, Program Kelas Industri Berhasil Luluskan SDM Berstandar Global

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus…

5 jam yang lalu

Harlah 100 Tahun, Menag Sebut NU Adalah Pesantren Besar Bagi Bangsa

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan “pesantren besar”…

11 jam yang lalu

Wakili Megawati, Prof. Rokhmin Hadiri Puncak Harlah ke-100 NU

MONITOR, Jakarta - Istora Gelora Bung Karno, Senayan, menjadi saksi sejarah pada Sabtu (31/1/2026) ketika…

19 jam yang lalu

Perkuat Layanan Haji Lewat Diklat PPIH, Menhaj Tekankan Amanah Negara

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji…

23 jam yang lalu