MEGAPOLITAN

Demokrat DKI Tak Terima Kadernya Disebut dalam Sidang Kasus Munjul

MONITOR, Jakarta – Partai Demokrat DKI Jakarta tak terima kalau kadernya yang duduk di DPRD DKI yakni Wakil Ketua DPRD DKI Misan Samsuri, dikait-kaitkan dengan kasus korupsi pengadaan lahan Munjul, Jakarta Timur.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso, mengatakan apa yang dikatakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI, Edi Sumantri, dalam Barita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus lahan Munjul adalah fitnah.

“Musti ditegur itu Pak Edi. Jangan buat fitnah,” ujar Santoso kepada MONITOR, Sabtu (30/10/2021).

Dikatakan anggota Komisi III DPR RI ini, pihaknya bisa bilang apa yang dikatakan Edi, fitnah, sebab kadernya di DPRD DKI mengatakan, tidak paham dan tidak ngerti dengan kasus lahan Munjul.

“Jadi Pak Misan bilang ke saya, kalau dia tak paham dengan kasus Munjul ini. Dia juga bilang tidak mungkin meminta percepatan untuk pencairan pengadaan tanah Munjul,” tutur Santoso.

Bahkan kata Santoso, Misan pun tak pernah bicara apa pun dengan Edi terkait pembebasan lahan Munjul.

“Pak Misan juga bilang ke saya, munculnya masalah lahan Munjul itu di 2019. Dan menurut pengakuan Pak Misan, ditahun itu dirinya belum menjabat Wakil Ketua DPRD, masih menjadi anggota Komisi D. Diketahui tanah Munjul pembebasannya dilakukan oleh BUMD Sarana Jaya, mitra kerja Komisi B,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam sidang kasus korupsi pengadaan lahan Munjul, Jakarta Timur, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat (28/10) lalu, terungkap ada beberapa anggota DPRD DKI yang minta proses percepatan pencairan. Dari anggota dewan yang disebut, diantaranya ada dua pimpinan DPRD DKI, mereka adalah Misan Samsuri Wakil Ketua DPRD DKI dari Partai Demokrat dan Wakil Ketua DPRD DKI dari PKS Abdurrahman Suhaimi

Recent Posts

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

3 jam yang lalu

Babinsa Diturunkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Lebih Baik Fokus Kejar Perusahaan yang Sering Mangkir

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti polemik pelibatan Bintara Pembina…

4 jam yang lalu

Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah

MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…

7 jam yang lalu

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

8 jam yang lalu

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

16 jam yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

16 jam yang lalu