KEAGAMAAN

Gus Hilmy: Santri Tak Cukup Jadi Orang Baik Tapi Harus Bermanfaat

MONITOR, Yogyakarta – Pembina Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) DIY Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menyampaikan bahwa sebagai santri, menjadi orang baik saja tidak cukup, tetapi juga harus bermanfaat. Oleh sebab itu, Semar Badranaya bisa menjadi tokoh pewayangan yang patut dicontoh.

“Mengapa Semar Badranaya lebih dipandang dan dihormati daripada saudara-saudaranya, yaitu Togog dan Bethara Guru? Tak lain karena Semar berani keluar dari zona nyamannya di Kahyangan. Semar turun ke jalan, ke keramaian untuk memperbaiki keadaan. Oleh sebab itu, ajaran Semar tak hanya tersebar luas, tapi juga membumi,” kata Senator RI asal Yogyakarta tersebut pada acara Refleksi Hari Santri dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alayhwasallam yang diselenggarakan oleh PW IPNU-IPPNU DIY di Gedung PWNU DIY pada Sabtu (23/10) malam.

Sikap Semar, menurut pria yang akrab disapa Gus Hilmy tersebut, layak dicontoh oleh para santri, para anggota IPNU-IPPNU untuk turun ke jalan, dalam arti mengambil peran di masyarakat. Tetap berada di zona nyaman tidak akan memberikan dampak apa-apa pada lingkungan. Hal inilah salah satu yang bisa dicontoh dari para ulama. Mereka berjuang dan mengambil risiko. 

Para ulama dihormati, lanjut Gus Hilmy, bukan hanya karena kepandaian dalam ilmu agama dan kemampuan mereka mengurus pesantrennya, tapi lebih dari itu adalah karena perannya di masyarakat. Mereka dihormati karena cancut taliwondo, mau menyingsingkan lengan bajunya, turun langsung ke masyarakat.

“Dan ini tidak perlu menunggu tua, dimulai dari sekarang. Yang kita latih adalah kepedulian, kesetiakawanan sosial,” kata salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta tersebut.

Peran yang dimaksud oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut adalah dengan mengambil tantangan zaman. Jika di masa awal sejarah Hari Santri hadratusysyaykh K.H. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad untuk melawan penjajah, maka tantangan hari ini adalah pergaulan bebas, narkoba, judi online dan taruhan yg marak di kalangan pemuda, ugal-ugalan di jalan raya, dan berbagai kenakalan remaja lainnya.

Gus Hilmy mencontohkan keprihatinannya. Hari-hari ini Jogja memiliki masalah yang luar biasa. Barangkali karena berkah pandemi sehingga menjadi agak berkurang. Masalah ini juga menjadi keprihatinan para tokoh, Gubernur, Wali Kota, dan stakeholder lainnya, prihatin dan resah dengan adanya klitih. Melakukan kejahatan dengan melukai orang lain menggunakan senjata tajam atau batu, itu dibangga-banggakan dan kemudian disebarkan videonya.  

“Tantangan hari ini mewajibkan kita untuk senantiasa melakukan amar ma’ruf nahi munkar, sekaligus menjadi lahan dakwah yang luar biasa bagi kita semua, utamanya bagi calon generasi kiai seperti IPNU-IPPNU. Jika perlu, IPNU-IPPNU bisa merangkul dan menjadikan pelaku klitih sebagai anggota, bukan memusuhi. Sejatinya, mereka sedang salah jalan dan perlu ditunjukkan jalan yang benar. Harapannya mereka bisa menggunakan keberanian yang dimiliki untuk hal-hal yang baik,” kata Wakil Rois Syuriah PWNU DIY tersebut.

Gus Hilmy juga menegaskan, yang disebut santri bukan hanya yang berada di pondok pesantren, melainkan siapa saja yang menjadikan kiai dan bu nyai sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari. Merekalah santri dan memperingati Hari Santri merupakan bentuk syukur santri sebagai murid kiai.

Recent Posts

Lewat Edu Tani Kementan Perkenalkan PMAAS untuk Dongkrak Produksi Padi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) melalui Edu…

5 jam yang lalu

Menteri Agama Ajak Masyarakat Jabodetabek Hadiri Doa Kebangsaan 1 Agustus di Monas

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri…

8 jam yang lalu

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen TMMD Ke-129 Kodim 1807 Capai 68 Persen

MONITOR, Sorong Selatan – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim…

8 jam yang lalu

Kemenperin Tumbuhkan Wirausaha Baru Industri di Kawasan Transmigrasi

MONITOR, Kementerian Perindustrian proaktif mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis…

9 jam yang lalu

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana…

10 jam yang lalu

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

15 jam yang lalu