Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Partai Buruh resmi dideklarasikan dan memberikan mandat kepada Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh. Merespon hal ini, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik hadirnya kembali Partai Buruh dalam konstelasi politik Indonesia.
Bahkan, mendengar rencana Said Iqbal yang akan memperjuangkan kehidupan rakyat, Dasco pun memberikan apresiasi atas rencana itu.
“Kami apresiasi dan menyambut baik Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang ingin menghidupkan kembali partai buruh, yang kita sudah sama-sama tahu bahwa Partai Buruh ini pernah juga beberapa kali mengikuti Pemilu (pemilihan umum) di Indonesia,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, belum lama ini.
Dasco sangat berharap keberadaan Partai Buruh ini dapat memperjuangkan aspirasi para buruh kedepannya.
Menurutnya Partai Buruh dapat mengawal berbagai peraturan yang dibuat sesuai dengan keinginan, masukan, serta aspirasi dari para buruh.
“Di alam demokrasi ini memang sebaiknya menyalurkan aspirasi itu di parlemen, untuk memperjuangkan aspirasi yang ada itu melalui mekanisme yang memang sudah dibentuk oleh demokrasi kita. Adanya partai buruh ini sangat bagus supaya aspirasi para buruh yang mereka perjuangkan itu kemudian bisa diperjuangkan semaksimal mungkin dari mulai menyampaikan aspirasi, sampai dengan membentuk ataupun merevisi Undang-Undang,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah tegas Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT),…
MONITOR, Tangerang - Mahasiswa Program Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar Pengabdian kepada…
MONITOR, Yogyakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti turut mengawal kasus…
MONITOR, Serang — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah terus berupaya memberikan akses pasar yang berkelanjutan kepada pelaku industri dalam negeri,…
MONITOR, Jakarta - Di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memicu krisis pangan, kemandirian nasional…