Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian/ dok: istimewa
MONITOR, Jakarta – Peringatan Hari Batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober dapat menjadi momentum untuk menguatkan kembali nasionalisme bangsa Indonesia.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan eksistensi batik sebagai warisan budaya sudah terkenal di kancah internasional. Maka sudah sepatutnya bangsa Indonesia bangga atas pencapaian itu.
“Selamat hari batik nasional 2021, bangga rasanya menjadi warga Indonesia. Semakin kita gali keberagaman budaya bangsa, semakin kaya dan luar biasa rasa cinta kita,” ujar Hetifah Sjaifudian kepada MONITOR, Sabtu (2/101/2021).
Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengajak bangsa Indonesia terutama generasi muda milenial untuk menunjukkan kecintaannya terhadap produk batik.
Dengan penuh semangat, Hetifah mengobarkan semangat bagi anak-anak muda agar tidak malu memakai batik dalam aktivitas sehari-hari dan turut serta membeli produk batik buatan UMKM Indonesia.
“Di momentum hari baik nasional ini, yuk kita tunjukkan rasa cinta kita dengan hal-hal sederhana namun memiliki dampak nyata, seperti beli dan bangga memakai batik di aktivitas sehari-hari dan ikut turut serta mempromosikannya. Cinta budaya bangsa Indonesia, bangga memakai batik warisan dunia,” imbuh Legislator dari Dapil Kalimantan Timur ini.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…