MEGAPOLITAN

Lawan PDIP dan PSI, Anies Ajak 7 Fraksi Makan Malam

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sepertinya akan memberi perlawanan politik terhadap Fraksi PDIP dan PSI yang ngotot menggunakan hak interpelasinya terkait perhelatan Formula E.

Anies pun dikabarkan ‘merayu’ tujuh fraksi di DPRD DKI yakni Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, Golkar, NasDem dan PKB-PPP, untuk berada di belakangnya menolak interpelasi. Rayuan Anies terlihat saat dirinya mengundang ke 7 fraksi tersebut ke rumah dinas pribadinya pada Kamis, (27/8) malam.

Menariknya, Anies mengundang ke 7 fraksi tersebut saat sebelumnya Fraksi PDIP dan PSI menyerahkan berkas usulan interpelasi ke meja pimpinan dewan.

“Iya, kami diundang untuk makan malam oleh Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter kepada MONITOR, Jumat (27/8).

Jupiter, mengaku dalam pertemuan tersebut, dibicarakan soal penyelenggaraan Formula E. Dikatakannya, Pemprov DKI akan tetap menjalankan menyelenggarakan Formula E ditahun depan.

“Jadi untuk menggerakan ekonomi di Jakarta, perhelatan Formula E akan tetap digelar tahun depan. Diharapkan ketika hunian hotel sepi, perdagangan sepi, dengan adanya kegiatan formula E semuanya akan bergeliat kembali,” terangnya.

Diketahui, keseriusan Fraksi PDIP dan PSI untuk menggunakan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, soal ajang Formula E terbukti. Kamis (26/8), kedua fraksi tersebut menyerahkan berkas usulan interpelasi ke meja pimpinan DPRD DKI.

Berkas penyerahan usulan interpelasi langsung diterima oleh Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

“Ya, hari ini kami menyerahkan berkas usulan interpelasi ke pimpinan dewan dan langsung diterima oleh Ketua DPRD DKI,” ujar anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Rasyidi.

Dikatakannya, dalam berkas yang dilampirkan tercatat sebanyak 33 anggota DPRD DKI yang menyetujui untuk menggunakan hak interpelasi.

Dari 33 anggota, semuanya berasal dari Fraksi PDIP dan PSI. Dimana PDIP ada 25 anggota dan PSI 8 anggota.

Recent Posts

Kemenag Cairkan BSU 2025 untuk 211 Ribu Guru Madrasah Non ASN

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang dari Kementerian Agama di awal 2026. Bantuan Subsidi Upah…

48 menit yang lalu

Adik Jadi Tersangka KPK, Ketum PBNU Pastikan Tak Intervensi Kasus Haji

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil…

15 jam yang lalu

Gus Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji, Kuasa Hukum: Kami Hormati Proses Hukum di KPK

MONITOR, Jakarta - Penasihat hukum mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), angkat…

15 jam yang lalu

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-12 Langsung Kunjungi Klinik GWB

MONITOR, Gaza – Sudah tiba di Jalur Gaza, dua relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C…

16 jam yang lalu

KPK Ingatkan Kemenkum, Zona Integritas Jangan Hanya Formalitas

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan syarat…

16 jam yang lalu

Sembuhkan Luka Batin, Penyuluh Agama Gelar Trauma Healing di Bireuen

MONITOR, Jakarta - Tawa anak-anak terdengar di sudut Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Di tengah…

18 jam yang lalu