MEGAPOLITAN

Fraksi PAN Nilai Hak Interpelasi untuk Formula E Tak Elok

MONITOR, Jakarta – Sejumlah fraksi di DPRD DKI kini sedang gencar menggalang kekuatan untuk menggunakan hak interpelasi terkait penolakan penyelenggaraan balapan Formula E yang dipaksakan untuk digelar tahun depan oleh Pemprov DKI.

Menyikapai hal itu, Fraksi PAN angkat bicara. Melalui Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani, Fraksi PAN menyatakan, tak elok kalau hak interpelasi dilakukan hanya untuk menghentikan kegiatan Formula E.

“Interpelasi memang hak semua anggota dewan. Bisa digunakan kapan saja. Namun menginterpelasi Pemprov DKI soal Formula E, saya pikir kurang tepat,” ungkap Zita dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR.

Menurutnya, kalau ditarik ke belakang, tahapan rencana penyelenggaraan Formula E sudah melalui proses panjang. Dimulai dari kajian Konsultan, hingga adanya persetujuan dari DPRD.

“Oleh karena itu, rasanya kurang elok kalau sesuatu sudah kita sudah sepakati bersama, kemudian kita juga yang mempermasalahkannya,” ujarnya.

Lanjutnya, sejauh ini, DKI Jakarta, sudah cukup baik dalam penanganan Covid-19. Itu bisa dibuktikan dengan vaksinasi yang melebihi target yang dicanangkan presiden.

“Bahkan di tengah sulitnya ekonomi, DKI Jakarta masih mampu memberi bantuan ke warga yang terdampak Covid,” tegasnya.

Sehingga tidak bisa dikatakan kalau Formula E membebani APBD, mengganggu penanganan Covid-19. Sebab saya yakin Pak Anies sudah memperkirakan semuanya.

“Saya pribadi berharap dan mengajak, dari pada kita sibuk menginterpelasi Pak Anies, lebih baik kita bersatu, bahu membahu membantu penanganan Covid-19 di Jakarta semampu dan sebisa kita,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemen PPPA Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, Libatkan 16 Mahasiswa

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengecam keras dugaan kasus pelecehan…

13 jam yang lalu

Produksi Gula BUMN Naik 58%, HKTI Lumajang: Jangan Rayakan Angka di Atas Derita Petani!

MONITOR, Lumajang - Klaim lonjakan produksi gula BUMN hingga 58% pasca-merger ID Food dan PTPN…

13 jam yang lalu

RI-Tiongkok Bangun Platform Integrasi Tingkatkan Kualitas SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat langkah transformasi sektor manufaktur nasional menuju era industri…

13 jam yang lalu

Darurat Kekerasan di Pendidikan, JPPI: 233 Kasus dalam 3 Bulan Didominasi Kekerasan Seksual

MONITOR, Jakarta — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan kondisi darurat kekerasan di dunia pendidikan menyusul…

16 jam yang lalu

Heboh Isu Pesawat Militer AS Bebas Melintas di RI, Ini Respons Komisi I DPR

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyoroti isu tentang perjanjian akses bagi…

17 jam yang lalu

Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Baznas Dorong Kesejahteraan Warga, Transparansi Pengelolaan Dana Jadi Prioritas

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus…

23 jam yang lalu