MEGAPOLITAN

Fraksi Golkar Sebut Interpelasi Usulan PDIP dan PSI Prematur

MONITOR, Jakarta – Fraksi Golkar DPRD DKI menyatakan sikapnya terkait usulan interpelasi yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ihwal kebijakan penyelenggaraan balapan Formula E.

Fraksi yang memiliki enam kursi ini, dengan tegas menolak usulan interpelasi yang digadang Fraksi PDIP dan PSI tersebut. Fraksi Golkar berpandangan usulan interpelasi sangat prematur.

“Sikap Fraksi Golkar jelas menolak interpelasi karena prematur ya,” tegas anggota Fraksi Golkar Judistira Hermawan kepada MONITOR, Kamis (19/8).

Menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Jakarta ini, banyak forum di DPRD DKI Jakarta, yang bisa dijadikan tempat bertanya soal penyelenggaraan Formula E.

“Kalau hanya menolak dan mempertanyakan penyelenggaraan Formula E kan bisa melalui forum pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD. Trus ada lagi forum pembahasan usulan revisi RPJMD. Jadi kenapa harus melalaui interpelasi ?. Makanya kami bilang interpelasi ini sangat prematur sekali,” ungkapnya.

Namun, lanjut Judistira, kendati Fraksi Golkar menolak usulan interpelasi bukan berarti Golkar setuju perhelatan Formula E dimasukan dalam program strategis yang harus dilaksanakan pada 2022.

Dikatakannya, dari 28 program strategis yang diusulkan oleh Pemprov DKI melalui revisi RPJMD, Golkar hanya perhelatan Formula E.

“Kalau melihat kondisi pandemi seperti sekarang ini, kami jelas tidak setuju kalau penyelenggaraan Formula E dipaksan dan harus cepat-cepat digelar. Golkar menyarankan Pak Anies lebih baik fokus ngurusin warga yang terdampak pandemi dan fokus dalam pemulihan ekonomi,” terangnya.

Disisi lain, pihaknya mengaku kalau PDIP dan PSI begitu gencar melakukan lobi-lobi politik agar Golkar bisa ikut serta dalam menggunakan hak interpelasi.

“Jawaban Golkar jelas tidak akan ikut interpelasi. Bagi kami hak interpelasi ini ibarat barang berharga yang melekat pada anggota dewan yang penggunaannya tidak bisa sembarangan dan diobral begitu saja,” pungkasnya.

Recent Posts

Kiai Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju Calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35

MONITOR, Depok – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, dukungan terhadap munculnya kader-kader terbaik…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Peluang Kemitraan Global bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Badung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong penguatan kemitraan antara…

7 jam yang lalu

Menag Dorong Pesantren Cetak Leader Sekaligus Manager

MONITOR, Yogyakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren harus mampu melahirkan generasi yang…

7 jam yang lalu

Layanan Kesehatan Haji Diminta Siaga Hadapi Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah

MONITOR, Madinah - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta layanan kesehatan…

9 jam yang lalu

Menaker Tegaskan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…

9 jam yang lalu

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Lewat Roadmap Net Zero Emission, Jasa Marga Wujudkan Komitmen ‘Saatnya Beraksi untuk Iklim’

MONITOR, Jakarta - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya…

9 jam yang lalu