Wakil Presiden Ma'ruf Amin
MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjelaskan wakaf tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, melainkan juga memiliki peran penting sebagai dana abadi umat.
Tujuannya, kata Ma’ruf, untuk mewujudkan kesejahteraan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian negara. Pernyataan ini ditegaskan Ma’ruf dalam acara Riau Berwakaf dan Fesyar Sumatera 2021.
Eks Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menjelaskan, saat ini praktik wakaf tidak hanya diterapkan negara-negara Islam saja, melainkan juga di negara-negara non-islam seperti Amerika Serikat, Singapura, Thailand dan lain-lain.
“Di Amerika Serikat, misalnya, masyarakat muslim membentuk Kuwait Awqaf Public Foundation (KAPF). Begitu juga di negara lain melalui lembaga yang berbeda-beda,” jelasnya.
Dikatakan Ma’ruf, peran dan manfaat wakaf yang begitu besar telah dirasakan negara-negara di dunia. Diantaranya mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yaitu mengurangi kemiskinan.
Sebagai upaya mendapat kemanfaatan yang lebih besar dan memudahkan masyarakat untuk berwakaf, kini praktik wakaf dapat dilakukan dengan uang, karena dinilai lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi.
Ma’ruf menegaskan wakaf uang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…
MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…
MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…
MONITOR, Jakarta - Peristiwa bentrokan yang melibatkan sejumlah warga di kawasan Matraman menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut…