Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Pengecatan ulang warna pesawat kepresidenan yang biasa mengantar presiden dan rombongan dalam lawatan kerja menuai polemik.
Warna pesawat yang semula berwarna biru langit itu, kini berganti warna menjadi merah putih. Menurut pihak Istana, pengecatan ini sebagai bentuk perawatan rutin terhadap Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Terkait hal ini, Politikus PKS Mardani Ali Sera menilai pengecatan ulang pesawat RI-1 sangat tidak bijak dilakukan ditengah masa pandemi.
Mardani memaparkan PHK banyak terjadi dimana-mana, masyarakat tidak bisa jualan, bahkan tak sedikit masyarakat tidak bisa bekerja.
“Mengecat pesawat kepresidenan di masa pandemi tidak bijak,” kritik Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini, Rabu (4/8/2021).
Dikatakan Mardani, seorang pemimpin semestinya memiliki standar moral dan etika yang betul-betul lembut dan mudah terenyuh.
“Mestinya bisa dibilang tunda atau alihkan bagi masyarakat yang lebih perlu,” tukas Mardani.
“Ayo pemimpin contohkan menjadi ayah bagi rakyatnya. Jangan rakyatnya susah, pemimpin mengecat sesuatu yang tidak urgent dan tidak primary need,” sambungnya.
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…
MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…
MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…